Berperan Besar dalam Pernikahan Salmafina, Heidy Sunan Menyesal Memberi Izin Menikah?
Kandasnya pernikahan Salmafina dan Taqy Malik masih menyisakan rasa sedih bagi ibunda Salma, Heidy Sunan. Hal ini cukup beralasan, sebab Heidy menyebut jika saat itu dirinya yang punya peran paling besar dalam pernikahan putrinya dengan Taqy Malik.
Kandasnya pernikahan Salmafina dan Taqy Malik masih menyisakan rasa sedih bagi ibunda Salma, Heidy Sunan. Hal ini cukup beralasan, sebab Heidy menyebut jika saat itu dirinya yang punya peran paling besar dalam pernikahan putrinya dengan Taqy Malik.
Seperti diketahui, Salmafina dan Taqy Malik menikah pada 16 September 2017. Namun hanya dalam waktu tiga bulan setelah menikah, pria yang merupakan seorang hafiz tersebut memutuskan bercerai dengan Salmafina Sunan.
Ibunda Salmafina Menyesal Memberi Izin Salmafina Menikah?
Heidy mengaku jika dirinya tidak memberi izin Salmafina menikah di usianya yang masih sangat muda jika tahu akhirnya akan seperti ini. Hal itu diungkapkan Heidy di channel youtube Ussy Sulistiawaty.
"Menyesal engga (memberi izin Salmafina menikah?" tanya Ussy kepada Heidy.
"Kalau pertanyaan menyesal itu gini, sebenarnya kita ga boleh menyesal ya, tapi sejujurnya kalau saja bisa ditarik mundur aku rasa aku tidak akan mengizinkan untuk menikah," kata Heidy.
Heidy Punya Peran Besar dalam Pernikahan Salmafina
Heidy mengaku jika dirinya peran besar dalam pernikahan anaknya, Salmafina. Padahal ayahnya, Sunan Kalijaga kurang menyetujui pernikahan Salma saat itu.
"Sebenarnya pernikahan itu bisa terjadi, jujur aja karena peran aku yang paling besar. Karena sunan sendiri sebenarnya 'kenapa sih, enggalah (Salma menikah)' pokoknya ada ketidaksetujuan dia disitu, tapi karena masukan- masukan dari aku hingga akhirnya itu terjadi. Jadi intinya pernikahan itu bisa terjadi," katanya.
Salmafina Sempat Galau Hingga Menangis
Menurut Heidy, Salmafina sendiri pernah curhat tentang pernikahannya yang hanya seumur jagung. Diakui Heidy, Salmafina sempat galau. Namun dia mengapresiasi keteguhan hatinya untuk bisa bangkit dari kesedihan.
"(Menyesal menikah) engga sih. engga pernah. Kalau misalnya kekuatan kayaknya nurun dari aku, tapi dikali 2 kayaknya. Kalau diblang galau, ya galau, tapi tidak pernah terucap kenapa harus gini gini engga. Cuma waktu itu ya nangis," katanya.
(mdk/end)