LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. ARTIS

Benny Likumahuwa: Barry sudah bisa bersiul di usia 7 bulan

Benny Likumahuwa bercerita bahwa bakat musik anaknya Barry sudah nampak sejak batita.

2015-10-30 16:28:00
artis
Advertisement

Air cucuran jatuhnya ke pelimbahan juga, itu mungkin yang peribahasa yang cocok untuk menggambarkan Benny dan Barry Likumahuwa. Darah seni yang mengalir di tubuh Benny mengalir pada sang anak, Barry. Keduanya kini expert di bidang masing-masing dalam bermusik. Benny dengan saksofonnya serta Barry nyaman dengan membetot instrumen bass.

Meski keduanya sama-sama terjun di dunia musik, Benny Likumahuwa tidak membenarkan jika ilmu yang diperoleh sang anak merupakan hasil ajarannya. Menurutnya jika sang anak memperoleh ilmu darinya, maka Barry tak akan sesukses ini.

"Oh enggak, bukan saya yang ngajarin. Berdasarkan pengalaman kalau anak belajar dari orangtua gak akan berhasil. Karena ada ego dari masing-masing. Lebih baik dia cari ilmu sendiri. Kalau saya yang sodorin anak, anak akan kehilangan kepercayaan diri. Talenta jadi musisi Barry emang sudah terlihat. Umur 7 bulan dia sudah bisa bersiul," ungkap Om Benny di Motion Blue, Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Advertisement

Sebagai orangtua, Benny tidak pernah mengharap anaknya akan menjadi seorang musisi ataupun profesi yang lain. Sebenarnya saksofonas handal ini cukup terkejut ketika tahu sang anak sangat mahir bermain alat musik petik tersebut.

Semua berawal ketika ia membutuhkan pemain bass untuk mengiringinya bermain. Sang istri merekomendasikan nama sang anak untuk membantunya. Sempat menolak untuk membawa anggota keluarga ke dalam dunianya akhirnya Benny terpaksa mengajak sang anak.

Advertisement

"Saya gak pernah mengharap anak jadi apa, terserah, bebas. Akhirnya pada suatu saat saya perlu main bass. Ibunya Barry bilang, 'Kenapa gak coba anak sendiri?' Saya tanya, 'lho emang dia bisa main?' Tadinya saya gak mau, karena saya gak mau anak dibawa-bawa, dia harus belajar sendiri. Tapi akhirnya saya dengan terpaksa saya ajak Barry. Begitu latihan saya kaget, kok anak saya jago ya," tutur pria yang juga mengawali karirnya dengan bermain bass tersebut.

Saat ditanya apakah berat membawa nama sang ayah dalam karir bermusiknya, Barry mengungkapkan bahwa hal tersebut sempat ia rasakan. Awalnya ia tak ingin membawa nama belakangnya saat tampil, ia lebih senang untuk disebut Barry L atau Barry Liku.

Alasannya cukup sederhana tapi juga berat. Barry ingin orang-orang menghargainya hasil karya yang dibuatnya, bukan karena sebagai salah satu anak musisi ternama.

Sampai pada akhirnya sang ayah bertanya pada Barry, kenapa ia tak menggunakan nama marga dalam setiap penampilannya. Ia juga sadar bahwa tak bisa lari dari ikatan darah yang telah terpatri dalam dirinya.

"Berat awalnya. Saya gak mau bawa nama Likumahuwa saat saya tampil awalnya. Saya lebih senang nama saya disebut Barry L atau Barry Liku. Karena saya gak mau orang respect karena saya anak siapa. Akhirnya sudah satu tahun lebih main sana-sini saya main di sebuah acara, saya undang papah mamah saya. Di buku acara nama saya Barry Liku. Papa nanya kenapa gak pakai nama Likumahuwa. Saya jelasin alasannya. Tapi akhirnya yasudah lah saya gak bisa lari dari Likumahuwa. Toh akhirnya orang tahu saya bisa main atau hanya sekedar nebeng nama orang tua," cerita Barry.

Sebagai musisi jazz yang cukup lama makan asin garam, Benny Likumahuwa berharap bahwa media dan seluruh insan memperdalam lagi literatur tentang jazz sendiri. Ia menemukan cukup banyak kekeliruan ketika membahas jazz.

"Harapan saya semoga orang-orang yang menulis tentang jazz juga membaca literatur dari jazz itu sendiri. Di Indonesia banyak sekali kekeliuran soal jazz," pungkas Om Benny.

(kpl/pur/otx)

(mdk/kln)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.