Apa yang Mendorong Tren Debut Artis K-Pop Asal Asia Tenggara?
Selain Thailand, Indonesia juga muncul sebagai kekuatan baru dalam industri K-Pop.
K-pop terus mengalami perkembangan dan penyesuaian untuk menarik perhatian audiens. Pada dekade 2010-an, agensi-agensi hiburan di Korea Selatan mulai menjaring bakat dari Tiongkok dan Jepang demi memperluas pangsa pasar mereka. Saat ini, perhatian beralih ke Asia Tenggara, yang semakin menunjukkan pengaruhnya dalam industri hiburan Korea.
Meski awalnya didominasi oleh idola dari Thailand, kini banyak agensi yang mulai merekrut talenta dari negara-negara seperti Indonesia, Vietnam, dan Filipina.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pengaruh besar Asia Tenggara dalam pertumbuhan K-pop. Selain itu, jumlah penggemar yang sangat besar dan aktif juga menjadi faktor penting. Dengan jutaan penggemar yang terlibat, ekosistem digital yang berkembang pesat, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil, Asia Tenggara menjadi pendorong utama dalam ekspansi K-pop.
Selain banyaknya penggemar, kekuatan media sosial di kawasan ini juga berkontribusi besar terhadap popularitas K-pop secara global. Dikutip dari The Korea Herald pada Senin (24/3/2025), Asia Tenggara memiliki lebih dari 630 juta penduduk dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, dengan Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat 4 hingga 5 persen setiap tahun. Tingginya konektivitas digital semakin memperkuat posisi kawasan ini sebagai pasar utama untuk K-pop.
"Ketika sesuatu menjadi viral di TikTok Asia Tenggara, sering kali tren itu menyebar ke luar Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan hiburan mulai menyadari pentingnya pemasaran viral berbasis konten pendek," ujar kritikus musik Lim Hee-yun. Sebagai contoh, band indie Korea Wave to Earth yang awalnya kurang dikenal di negara asalnya, kini menjalani tur dunia setelah viral di Thailand.
"Mereka bahkan memiliki lebih banyak pengikut di Spotify dibandingkan IU. Agensi K-pop, yang sangat bergantung pada analisis data, tentu menyadari tren ini dan terus mengoptimalkan strategi mereka," tambah Lim.
Tren Ini Semakin Menguat di Tahun 2024
Menurut laporan Year on TikTok 2023, lima dari sepuluh artis terpopuler di seluruh dunia di platform TikTok adalah artis K-pop, seperti Blackpink, BTS, Enhypen, Le Sserafim, dan NewJeans.
Tren ini semakin menguat di tahun 2024, di mana K-pop menduduki tujuh dari sepuluh posisi teratas. Penelitian yang dilakukan oleh TikTok bersama Kantar, sebuah perusahaan riset pasar, pada tahun 2024 menunjukkan bahwa pengguna TikTok di negara-negara seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam lebih banyak mengeluarkan uang untuk produk budaya Korea dibandingkan dengan pengguna yang tidak menggunakan TikTok.
"Di Indonesia, 3 dari 5 orang membayar untuk streaming musik Korea, dan 31 persen pengguna TikTok mengonsumsi K-pop setiap hari, atau 2,3 kali lebih banyak dibandingkan non-pengguna TikTok. Ini menunjukkan bahwa penggemar K-pop di Asia Tenggara bukan hanya konsumen, tetapi juga kreator konten yang mempercepat penyebaran K-pop ke seluruh dunia," ungkap seorang pejabat TikTok Korea. Dengan demikian, pengaruh K-pop di kalangan pengguna TikTok semakin nyata dan menjadi bagian penting dari budaya pop di kawasan ini.
Thailand Sebagai Pusat Talenta
Lisa adalah salah satu artis K-Pop yang berasal dari Asia Tenggara dan kini tengah bersinar. Sebagai anggota Blackpink yang berasal dari Thailand, Lisa telah mencapai kesuksesan yang luar biasa dan menonjol di industri musik. Sejak memulai karirnya di bawah YG Entertainment pada tahun 2016, ia telah menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia K-pop. Bahkan, Guinness World Records mencatat Lisa sebagai artis K-pop dengan jumlah pengikut Instagram terbanyak, yang mencapai lebih dari 105 juta.
Di sisi lain, Indonesia juga mulai menunjukkan kekuatan baru dalam industri K-Pop. Bulan lalu, SM Entertainment memperkenalkan Carmen, seorang anggota dari Hearts2Hearts yang berasal dari Indonesia. Hal ini menjadikannya sebagai trainee pertama dari Indonesia yang bergabung dengan salah satu dari "Big Four" agensi K-Pop, yaitu SM Entertainment, JYP Entertainment, YG Entertainment, dan Hybe. Meskipun beberapa pihak berspekulasi bahwa pemilihan Carmen adalah strategi untuk menarik pasar Indonesia, SM Entertainment membantah anggapan tersebut. "Ini bukan soal menargetkan Indonesia. Carmen dipilih sebagai vokalis karena suaranya cocok dengan grup, bukan karena kewarganegaraannya," jelas seorang pejabat dari SM Entertainment.
Kemampuan dari Vietnam dan Filipina
Industri K-pop kini mulai memberikan perhatian kepada idol yang berasal dari Vietnam dan Filipina. Salah satu idol Vietnam yang paling terkenal saat ini adalah Hanni dari grup NewJeans, meskipun ia lahir di Australia dan memiliki kewarganegaraan ganda. Selain Hanni, terdapat juga Hanbin dari Tempest dan Kien dari ARrC, yang merupakan dua idol pria pertama dari Vietnam yang meluncurkan karier mereka di K-pop, dengan debut masing-masing pada Maret 2022 dan Agustus 2024. Di sisi lain, Filipina semakin menunjukkan keberadaannya di industri ini dengan kehadiran dua idol rookie, yaitu Elisia dan Gehlee, yang resmi debut dalam grup UNIS pada Maret 2024.