Aji Darmaji Masih Merasakan Hadirnya Mpok Alpa, Meski Sudah 40 Hari Wafat
Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti kediaman Nina Carolina, yang akrab disapa Mpok Alpa.
Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti rumah almarhumah Nina Carolina, yang lebih dikenal dengan sebutan Mpok Alpa.
Keluarga besar mengadakan acara tahlilan dan doa bersama untuk mengenang sang komedian tepat 40 hari setelah kepergiannya. Suami Mpok Alpa, Aji Darmaji, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut.
Ia menyatakan bahwa antusiasme dari kerabat dan jemaah untuk mendoakan almarhumah sangat tinggi, meskipun hujan deras mengguyur saat acara berlangsung.
"Hujan itu kan berkah. Penuh dengan keberkahan, banyak malaikat rahmat juga turun kan, hujan itu berkah. Kita tetap bersyukur, hujan ya alhamdulillah. Makna kebahagiaannya, sama makna berkahnya tuh banyak," kata Aji Darmaji saat ditemui di Kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (25/9).
Meskipun sudah 40 hari berlalu, Aji masih merasakan duka yang mendalam atas kepergian almarhumah. Ia mengaku sangat sulit melupakan berbagai kenangan indah bersama sang istri, bahkan sering kali merasa seolah Mpok Alpa masih ada di sisinya.
“Ada, iya. Saya ngobrol sendiri, 'Ma, doain nih mau acara kamu,' gitu. Jadi masih saya ajak ngobrol lah kayak gitu. Ngobrol sama doa, sama Fatihah, ya udah kayak gitu aja. Biar di sana juga lebih tenang, gitu kan, lebih mendapatkan kemuliaan di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala. Ya itu aja doa dari saya. Doa yang terbaik lah buat almarhumah,” kata dia.
Pernah mau video call
Perasaan kehilangan yang dialami Aji sangat mendalam. Suatu ketika, ia hampir saja melakukan panggilan video kepada almarhumah tanpa menyadari bahwa sang kekasih telah tiada.
"Waktu saya bangun tidur, habis itu pernah mau video call sama almarhumah, lupa. Tuh, dikasih petunjuk sama Allah. Ingat, astagfirullahaladzim, almarhumah udah nggak ada," kenang Aji dengan suara bergetar.
Momen tersebut menjadi pengingat betapa dalamnya rasa kehilangan yang ia rasakan, membuatnya teringat akan kenangan indah bersama almarhumah.
Aji merasakan betapa beratnya kehilangan yang harus ia hadapi. Setiap kali ia teringat akan almarhumah, rasa sedih itu kembali menghampiri.
"Waktu saya bangun tidur, habis itu pernah mau video call sama almarhumah, lupa. Tuh, dikasih petunjuk sama Allah. Ingat, astagfirullahaladzim, almarhumah udah nggak ada," ujar Aji dengan suara bergetar, menandakan betapa menyedihkannya situasi yang ia alami.
Kenangan-kenangan manis bersamanya selalu membayangi pikirannya, membuatnya sulit untuk melanjutkan hidup tanpa kehadiran sang kekasih.
Ciri khas Mpok Alpa adalah wangi-wangian
Aji mengaku masih sering merasakan kehadiran Mpok Alpa di rumahnya, terutama pada waktu-waktu tertentu. Ia menyatakan bahwa sering kali mencium aroma atau wewangian yang menjadi ciri khas almarhumah semasa hidupnya.
"Ya, iya dari wangi-wangian ciri khas almarhumah gitu. Oh wanginya ini, berarti ada di sekitar kita kayak gitu. Langsung saya Fatihah-in kayak gitu aja. Tadi Maghrib saya terasa ada almarhumah kayak gitu kan di kamar, saya mandi apa kayak ada gitu," jelasnya.
Pengalaman tersebut membuat Aji merasa dekat dengan almarhumah. Kehadiran aroma ini seolah menjadi pengingat akan kenangan yang indah bersamanya. Setiap kali mencium wewangian itu, Aji merasa terhubung kembali dengan Mpok Alpa.
Hal ini menguatkan keyakinannya bahwa arwah almarhumah tetap ada di sekitarnya, memberikan dukungan dan kasih sayang meskipun secara fisik sudah tiada. Keterikatan emosional ini jelas menunjukkan betapa besar pengaruh Mpok Alpa dalam hidup Aji.
Sangat mencintai almarhumah
Walaupun terasa berat, Aji Darmaji mengungkapkan bahwa ia terus berusaha untuk belajar ikhlas dan menerima takdir yang diberikan oleh Tuhan. Saat ini, perhatian utamanya adalah membesarkan anak-anak dan memberikan kasih sayang yang mereka butuhkan.
"Saya sayang banget sama almarhumah, tapi Allah lebih sayang kayak gitu, sama sang pemiliknya. Ya udah. Saya belajar untuk ikhlas, untuk bisa menerima, gitu," ucap Aji Darmaji.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4152211/original/055924200_1662697951-Infografis_SQ_Ratu_Inggris_Elizabeth_II_Meninggal_Dunia.jpg)