Pertamina janji tak tambah impor BBM saat mudik Lebaran 2017
Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) tidak berencana menambah kuota impor Bahan Bakar Minyak (BBM) jelang masa mudik Lebaran 2017. Sebab, persediaan atau stok dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Direktur Pemasaran Pertamina, Muchamad Iskandar mengatakan, Pertamina telah melakukan persiapan mengantisipasi peningkatan permintaan BBM sejak jauh hari. Sehingga, Pertamina tidak perlu melakukan impor secara khusus untuk mencukupi kebutuhan saat bulan Ramadan.
"Tambahan BBM kita reguler saja. Stok kita jaga tidak seperti tahun sebelumnya, tidak impor, karena kita sudah siapkan lebih dini. Impor tetap karena gasoline masih kurang, tapi sudah terprogram tidak perlu tambahan impor khusus," ujar Iskandar di Gedung Pertamina, Jakarta, Senin (22/5).
Iskandar merinci, ketahanan stok BBM Pertamina per 21 Mei 2017 masih aman. Untuk Premium, ketahanan stok diperkirakan mencapai 24 hari dengan pasokan sebesar 1,2 juta kiloliter (kl).
"Premium berada pada level tinggi yaitu 24 hari. Biasanya kita levelnya di bawah 20 hari. Level ini yang kita jaga sampai nanti pasca Lebaran, bergeser tidak boleh turun di bawah 20 hari. Supaya sampai di terminal BBM depot terakhir stok kita aman," ungkapnya.
Bahan bakar solar ketahanannya mencapai 26 hari dengan pasokan sekitar 1,8 juta kl. Pertamax 24 hari dengan pasokan sekitar 798 ribu kl. Pertamax turbo 22 hari dengan pasokan sekitar 19.250 kl, dan pertalite ketahanan stoknya 21 hari dengan pasokan sekitar 1,1 juta kl.
Sementara itu, untuk minyak tanah (kerosene) Pertamina memiliki pasokan sekitar 120.821 kl dengan ketahanan sekitar 66 hari. "Minyak tanah 66 hari karena volume relatif kecil. Tinggal wilayah timur Indonesia yang belum konversi atau sekitar 1.807 kl per day. Persiapan kita cukup lumayan," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya