Pasok setrum di Sulut, Jokowi kirim kapal pembangkit listrik
Merdeka.com - PT PLN (Persero) meresmikan pengoperasian pembangkit listrik di atas kapal (Marine Vessel Power Plant) Karadeniz Powership Zeynep Sultan ke Amurang, Sulawesi Utara. Kapal ini untuk menjembatani kebutuhan listrik saat ini menuju kesiapan listrik yang diproduksi oleh pembangkit-pembangkit listrik pada 3-5 tahun kedepan.
Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir mengatakan penyelesaian program 35.000 MW masih membutuhkan waktu yang cukup lama. Sedangkan, permintaan akan kebutuhan listrik masyarakat terus meningkat.
"Sehingga untuk menjembatani hal tersebut kami mengoperasikan kapal pembangkit listrik ini agar kebutuhan masyarakat akan listrik bisa dipenuhi," kata Sofyan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (8/12).
Dia menambahkan, perjalanan kapal ke Amurang diperkirakan akan memakan waktu sekitar tujuh hari, sehingga Power Plant dapat beroperasi sebelum Natal.
Selain Amurang, PLN juga akan mengoperasikan empat kapal sejenis untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah tertentu, yaitu Sumatera Bagian Utara sebesar 240 MW, Kupang sebesar 60 MW, Ambon sebesar 60 MW, dan Lombok sebesar 60 MW. Nantinya, kelima kapal tersebut akan dioperasikan selama lima tahun di wilayah masing-masing.
"6 bulan ke depan kami telah mempersiapkan empat kapal lainnya dengan jadwal pengoperasian berakhir pada Juli 2016," jelas Sofyan.
Proyek kapal pembangkit listrik ini dinilai sebagai solusi ekonomis untuk mengatasi defisit listrik yang dialami beberapa daerah di Indonesia. Selain itu, lanjut dia, proyek ini menjadi investasi asing langsung antara Turki dan Indonesia, yang akan menciptakan lapangan kerja mengingat dibutuhkan banyak jasa subkontraktor saat dioperasikan nanti.
Sebelumnya, Minimnya pasokan listrik membuat wilayah Timur Indonesia diprioritaskan sebagai tempat dioperasikannya kapal pembangkit listrik tersebut. PLN juga terus mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang akan menghasilkan daya 2x50 megawatt.
PLTU yang dibangun baru selesai sekitar 2 sampai 3 tahun mendatang. Untuk itu, kapal pembangkit listrik ini berfungsi sebagai jembatan ketersediaan listrik di wilayah Timur sampai PLTU selesai dibangun.
Baca juga:PLN operasikan 4 kapal pembangkit pasok listrik Indonesia TimurJokowi minta pembangkit listrik & kilang minyak harus selesai 2019TDL naik, akademisi imbau pemerintah izinkan masyarakat turun dayaYLKI sebut PLN terancam dibeli asing saat tak lagi diberi subsidiINDEF nilai ketergantungan PLN pada energi fosil menyusahkan rakyat (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya