Ombudsman Terima Audiensi Soal Data Pangan, Ini Hasilnya
Merdeka.com - Komisioner Ombudsman, Alamsyah Saragih menerima audiensi dari kalangan petani dan peternak terkait data pangan. Dalam pertemuan ini, Alamsyah kembali menegaskan bahwa kondisi saat ini sudah pernah diprediksi Ombudsman.
"Ombudsman pada 2017 pernah bilang jangan bicara surplus dulu, bersabar tunggu BPS. Apa yang terjadi hari ini, sudah Ombudsman prediksi jauh hari," jelas Almasyah dikutip dari Antara, Senin (3/12).
Alamsyah akan menyampaikan kondisi audiensi data pangan kepada Presiden Joko Widodo.
Pertemuan ini juga berkaitan dengan Direktur Eksekutif Petaka Yeka Hendra Fatika yang menyerahkan Petisi Ragunan sudah diteken oleh puluhan orang dari kalangan organisasi, komunitas peternak dan petani kepada Ombudsman RI, persoalan data pangan.
"Kami 20 orang mewakili organisasi dan individu meneken Petisi Ragunan. Pertimbangan, kami menilai telah terjadi kurang akuratnya data produksi pertanian yang dibuktikan oleh BPS," kata Yeka.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) Sugeng Wahyudi di kesempatan sama mengaku bahwa merasakan kualitas pakan ternak setiap waktu semakin memburuk. Bahkan, kandungan kualitas jagung di pakan ternak menurun, yang dari 50 persen menjadi 25 persen.
"Harga tinggi kami tidak boleh, kalau di bawah kami rugi. Ini problem yang kami hadapi."
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya