OJK Cari Cara Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat Pada Asuransi
Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh Industri Keuangan Non Bank (IKNB) adalah mengembalikan kembali kepercayaan masyarakat. Sebab, inti dari bisnis keuangan seperti asuransi adalah rasa percaya dari konsumen.
Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2A OJK, Ahmad Nasrullah, menyebutkan rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk IKNB sedang terjadi dan harus segera diatasi.
"Ini menyangkut masalah trust, bisnis kepercayaan. Khususnya produk asuransi. Asuransi bukan produk yang gampang buat dijual," kata dia dalam sebuah acara diskusi bertajuk 'Prospek Bisnis IKNB 2019, Peluang dan Risiko di Tahun Menantang' di JW Marriott Hotel, Jakarta, Selasa (12/3).
Dia mengakui, butuh kerja keras untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Terlebih di 2018 terjadi beberapa kasus gagal bayar yang menimpa beberapa perusahaan asuransi terkemuka.
Dia melanjutkan, rendahnya kepercayaan masyarakat juga tidak terlepas akibat dampak perekonomian global yang membuat perusahaan menjadi tidak mampu mencapai target investasi. Sementara, perusahaan tersebut sudah menjanjikannya kepada nasabah.
"Efek perekonomian global tadi artinya dia menjanjikan uang tertentu, kondisi ekonominya tidak bagus akhirnya target tidak tercapai sementara dia sudah menjanjikan sesuatu. Ini berefek pada pengguna-pengguna lain, terutama produk ini," ujarnya.
Kondisi tersebut membuat kepercayaan masyarakat kepada perusahaan lainnya ikut menurun. Meski perusahaan tersebut terbukti memiliki kondisi likuiditas yang baik dan terjaga.
"Akhirnya mereka berpikir perusahaan sebonafit ini tidak bisa bayar, bagaimana perusahaan-perusahaan menengah ke bawah. Akhirnya berimpact kepercayaan masyarakat turun," ujarnya.
"Masyarakat tidak mau beli produk serupa dari perusahaan lain meski likuiditas perusahaan itu sehat," dia menambahkan.
Dia menegaskan OJK akan melakukan koordinasi dengan asosiasi-asosiasi asuransi untuk mengembalikan kembali tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi. "Kami akan berkoordinasi dengan asosiasi, bagaimana kita mengembalikan kepercayaan masyarakat terutama produk ini yang tahun kemarin mengalami masalah," tutupnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya