Minat Investasi Meningkat, Kemenkeu Target Raup Rp 5 T Penjualan SBR006
Merdeka.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan penawaran maksimal instrumen Surat Utang Negara (SUN) ritel Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR006 dapat mencapai Rp 5 triliun. Angka ini dipatok mengingat minat investasi masyarakat dari dua instrumen SUN sebelumnya meningkat signifikan.
"Target indikatif Rp 2 triliun dan target maksimal sebesar Rp 5 triliun," kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kemenkeu, Loto Srinita Ginting, saat ditemui di Jakarta, Senin (1/4).
Seperti diketahui, dari dua instrumen yang telah diterbitkan sebelumnya, yakni seri SBR-005 dan ST-003, mampu melebihi target sebab keduanya cukup banyak diminati investor.
Untuk seri SBR-005 penerimaan yang didapat mencapai Rp 4 triliun dari target Rp 2 triliun. Sedangkan, untuk ST-003 penerimaan dana yang didapat mencapai angka Rp 3,1 triliun dari target Rp 2 triliun.
Sebagai informasi, dalam penawaran ini, pemerintah memberikan tingkat kupon SBR006 sebesar 7,95 persen per tahun dengan waktu jatuh tempo pada 10 April 2021 atau mempunyai masa jatuh tempo dua tahun saja. Kupon dibayarkan setiap bulan dan besarannya mengambang (floating) dengan batas minimum yang di-review tiap tiga bulan. Pembayaran kupon akan dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulannya.
Adapun minimum pemesanan SBR006 ini mulai dari Rp 1 juta dan maksimal Rp 3 miliar. Pembukaan masa penawaran investasi seri SBR006 dilakukan mulai hari ini 1 April. Selanjutnya, penutupan masa penawaran dilakukan pada 16 April mendatang. Penetapan hasil penjualan akan dilakukan pada 22 April dan setelmen pada 24 April.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya