Menteri Sofyan fokus selesaikan sengketa lahan untuk penyediaan rumah PNS
Merdeka.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil, menyambangi kantor Kementerian Koordinator Perekonomian. Kedatangan Menteri Sofyan bertujuan membahas mengenai perkembangan rencana pengadaan rumah tinggal bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri.
"Kita akan bahas tentang perumahan ASN, TNI, dan Polri kita belum tahu fokusnya kemana," ujarnya saat ditemui Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (10/7)
Menteri Sofyan mengatakan, dalam pembahasan kali ini intinya adalah bagaimana penyelesaian mengenai sengketa tanah rakyat yang akan dijadikan pembangunan perumahan bagi ASN. Menurutnya, sengketa tanah banyak timbul di kota-kota besar.
"Di kota-kota yang ada tanah kan tanah ini banyak bersengketa bermasalah, nah kalau ini diselesaikan itu bisa digunakan untuk pembangunan," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan pihaknya bakal mempercepat pengadaan rumah tinggal bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri. Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas tentang penyediaan rumah bagi ASN, TNI dan Polri di kantor presiden, Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Saya berharap penyediaan perumahan bagi ASN, bagi prajurit TNI, dan anggota Polri bisa dipercepat sehingga ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri bisa terpenuhi kebutuhan pokoknya," kata Presiden Jokowi.
Berdasarkan laporan yang dia terima, Presiden Jokowi mengatakan sebanyak 945.000 ASN, 275.000 prajurit TNI dan 360.000 anggota Polri yang belum memiliki rumah bersifat permanen. Oleh sebab itu, dia pun memanggil Ketua Dewan Komisioner OJK dan sejumlah Dirut Bank BUMN untuk membahas masalah tersebut.
Tentunya untuk membicarakan langkah-langkah terobosan, dari sisi pembiayaan, terutama dengan memanfaatkan dana anggaran non pemerintah. Sehingga ada tambahan alternatif model di luar skema pembiayaan perumahan yang sudah ada," terang Presiden Jokowi.
Dengan adanya rumah tinggal bagi ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri, mantan gubernur DKI Jakarta ini berharap mereka bisa lebih giat dalam bekerja.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya