Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemendag ogah respon dugaan peredaran daging sapi ilegal India

Kemendag ogah respon dugaan peredaran daging sapi ilegal India Peternakan sapi perah. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan enggan menanggapi dugaan peredaran daging sapi India ilegal di beberapa pasar tradisional, terutama di Jakarta dan Bekasi. Mengingat, daging sapi dari negara tersebut masih dilarang masuk ke Indonesia karena mengandung penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kalau ilegal kami tidak bisa jawab, karena selama ini kan diharuskan impor dari negara yang bebas penyakit kuku dan mulut, kalau ilegal ya ditangkap saja. Kami tidak bisa menjawabnya," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Karyanto Suprih, Jakarta, Rabu (6/1).

Menurutnya, Indonesia masih langganan membeli sapi dari Australia dan Selandia Baru. Hewan memamah biak dari kedua negara tersebut dinilai terbebas dari penyakit mulut dan kuku.

"Sementara kami masih impor dari kedua negara itu. Rekomendasinya sebanyak 198 ribu ekor sekian per kuartal dan diputuskan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Sehingga bisa 600 ribu ekor setahun," imbuhnya.

Seperti diketahui, Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) mencurigai ada serbuan daging sapi ilegal masuk ke pasar tradisional sekitar Jakarta. Dalam investigasi lapangan yang dilakukan PPSKI beberapa waktu lalu, daging ilegal tersebut berasal dari India.

Ketua Umum PPSKI Teguh Boediya mengatakan, berdasarkan data perdagangan India, ekspor daging kerbau ke Indonesia tercatat sebanyak 812 metrik ton (MT) selama 2012-2013. Sedangkan pada 2014-2015, tercatat volume ekspor daging kerbau ke Indonesia sebanyak 84 MT.

Masuknya daging tersebut diakui akan membahayakan ternak ruminansia di Tanah Air. Karena India belum bebas PMK.

"Kami mensinyalir, impor ilegal daging sapi atau kerbau dilakukan dengan memanfaatkan jalur hijau atas impor ikan dan pemalsuan sertifikat halal," kata Teguh.

Baca juga:Peternak sebut daging ilegal asal India banjiri pasar tradisionalTekan harga daging, rumah potong didorong punya lemari pendinginMenteri Australia girang RI akan impor 600 ribu ekor sapi di 2016Ini cara Kementan tingkatkan kesejahteraan peternakMenteri Pertanian: Kita akan lanjutkan impor sapi di 2016 (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP