Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga membaik, bawang merah RI diekspor ke 3 negara Asia Tenggara

Harga membaik, bawang merah RI diekspor ke 3 negara Asia Tenggara Bawang merah. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Produksi dan harga bawang merah di Tanah Air diyakini bakal terus membaik. Bahkan, Indonesia berpotensi untuk mengekspor salah satu bumbu dapur tersebut ke tiga negara di Asia Tenggara.

"Vietnam dan Thailand gagal panen, sementara Filipina mengalami kerusakan bibit. Sekitar bulan tujuh, delapan, sembilan, dan sepuluh ada harapan kita akan ekspor," kata Hasan Kudri, pedagang bawang merah Pasar Induk Kramat Jati, seusai konferensi pers di Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (20/3).

Dia belum bisa memastikan berapa banyak Indonesia bakal mengekspor bawang merah. Mengingat, sejauh ini, belum ada permintaan dari ketiga negara di Asia Tenggara tersebut.

"Perkiraannya bisa 5.000 hingga 10.000 ton. Tahun lalu kita juga bisa ekspor, tapi jumlahnya kecil," katanya.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, per 19 Maret lalu, harga bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati menyentuh level Rp 16.000 per kilogram. Turun sebesar Rp 9.000 ketimbang harga pada enam hari sebelumnya yang sebesar Rp 25.000 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi di 16 kabupaten atau kota sentra produksi bawang merah. Penurunan harga tertinggi terjadi di Brebes, Jawa Tengah. Yakni, sebesar Rp 10.000, menjadi Rp 16.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 26.000 per kilogram.

Adapun penurunan harga terendah terjadi di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Yakni, hanya sebesar Rp 1.000, dari sebelumnya Rp 31.000 per kilogram menjadi Rp 30.000 per kilogram.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP