Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga BBM turun, pemerintah yakin Januari deflasi

Harga BBM turun, pemerintah yakin Januari deflasi Jokowi umumkan harga BBM turun. ©Setpres RI/Intan

Merdeka.com - Presiden Joko widodo akhirnya mengumumkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Harga Premium diturunkan dari Rp 7.600 per liter menjadi Rp 6.600 per liter. Sementara untuk solar, dari semula Rp 7.250 per liter diturunkan menjadi Rp 6.400 per liter.

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil optimis dengan adanya penurunan tersebut, bulan Januari bakal terjadi deflasi. Namun, dia belum menghitung besaran deflasi tersebut.

"Dampak inflasinya saya yakin dampaknya pada Januari akan deflasi. Belum tau (berapanya)," ujar Sofyan yang ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (16/1).

Keyakinan Sofyan ditambah dengan adanya masa panen padi di Banten, Jawa Barat. Selain itu, di Jawa Tengah juga mengalami masa panen. "Beras saya pikir ada turun walaupun di daerah banjir tetapi kita akan melakukan operasi pasar," kata dia.

Bahkan, lanjut dia, pemerintah bakal menyalurkan beras miskin pada Januari ini. Sofyan pun meyakini harga-harga bahan makanan juga bakal mengalami penurunan.

"Jadi kalau misalnya Desember kita lihat komponennya adalah beras dan harga makanan maka dengan turunnya harga BBM kita harapkan harga yang lain akan turun dan kalau tidak turun produksi yang meningkat, harganya tidak turun berarti tata niaganya yang bermasalah," pungkas dia.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP