Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Beroperasi Maret, Tarif MRT Target Diumumkan Pekan Depan

Beroperasi Maret, Tarif MRT Target Diumumkan Pekan Depan Wapres Jusuf Kalla Tinjau MRT Bunderan HI-Lebak Bulus. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan penetapan tarif Mass Rapid Transit (MRT) akan dilakukan pada pekan depan. Menteri Budi mengungkapkan masalah tarif ini merupakan kewenangan dari Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta selaku pemilik dari PT MRT Jakarta, pengelola MRT.

"Tarif kewenangannya Pemda DKI," ujar dia di Jakarta, Rabu (20/2).

Hingga saat ini tarif tersebut memang belum ditetapkan. Namun demikian, diperkirakan pada pekan ini sudah ada penentuan tarif oleh Pemda DKI Jakarta.

"Belum ditetapkan. Mungkin minggu depan ditetapkan," kata dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar. Menurut dia, penetapan tarif akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebelum MRT beroperasi.‎‎"Nanti Pemprov yang akan menentukan, sedang digodok oleh Pemprov. Jadi nanti biar saja yang mengumumkan.‎ Sebelum pengoperasian sudah harus diumumkan," ungkap dia.

Namun, dia belum bisa memastikan apakah nanti akan ada tarif promosi pada awal pengoperasian moda transportasi massal tersebut.‎‎"(Tarif promosi)‎ Belum tahu. Uji coba di Maret, operasi di Maret juga," tandas dia.

Sebelumnya, William mengatakan pihaknya telah menghitung secara internal kisaran tiket Rp 8.500. Asalkan, MRT bisa mengangkut penumpang rata-rata 130.000 orang per hari.

"Masih pembahasan internal. Tetapi kemarin skenario angka tiket MRT Rp 8.500, kira-kira yang keluar itu 130 ribu penumpang. Itu yang ideal. Nanti dari pemerintah bagaimana kebijakannya," ungkap dia.

Reporter: Septian DenySumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP