Ada Sidang MK, Pusat Perbelanjaan di Jakarta Beroperasi Normal
Merdeka.com - Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan sidang MK (Mahkamah Konstitusi) terkait pemilihan presiden 2019 tidak berdampak pada bisnis pusat perbelanjaan. Dia melihat mall-mall sekitar MK dan Monas tetap beroperasi normal.
"Kalau saya lihat kecenderungan pengunjung tetap saja ramai tidak ada masalah. Orang percaya situasi akan aman," kata dia, ketika dihubungi Merdeka.com, Jumat (14/6).
Meskipun demikian, dia mengakui bahwa pengamanan kawasan perbelanjaan memang meningkat. Hal ini sudah berlangsung dari jelang aksi 22 Mei lalu.
"Saya kira seluruh mall di Jakarta sekarang butuh pengamanan ya. Aparat juga tadi sudah pada datang. Sudah ada penambahan dari aparat," ujarnya.
"Ini kan sejak dari kemarin lebaran sudah ada aparat. Cuma memang tidak terlalu banyak. Kalau sekarang kan ditambah lagi dari Angkatan Darat, masuk ke tempat-tempat kita. Orang melihat walaupun tidak show off, pengamanan itu ada," imbuhnya.
Hal tersebut, lanjut dia, tidak berdampak pada jumlah pengunjung yang datang. Keberadaan aparat, baik dari TNI maupun Polri justru memberikan rasa aman baik kepada masyarakat maupun pengelola mall.
"Masyarakat nggak khawatir. Kecuali ada jalan yang ditutup, yang ditutup juga tidak memengaruhi, nggak ada pusat belanja di daerah yang jalannya ditutup. Sekitar Monas saja kan?," ungkap dia.
Karena itu, untuk meningkatkan rasa aman, pengamanan akan terus diberlakukan sepanjang masa sidang sengketa Pilpres 2019. "Ada pengaman dan mereka juga lakukan biasa lah masa-masa ini akan ketat terus sampai akhir sidang MK," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya