Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kesaksian Istri Jenderal Polisi Jujur, Buang Banyak Barang Mewah Pemberian Wanita

Kesaksian Istri Jenderal Polisi Jujur, Buang Banyak Barang Mewah Pemberian Wanita Anak dan istri Hoegeng. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi merupakan pelindung dan pengayom masyarakat. Dari deretan kisah inspiratif anggota kepolisian sosok satu ini begitu melekat di hati masyarakat.

Di bawah rezim otoriter justru tak membuatnya gentar. Ia tetap bertahan menjadi pribadi berprinsip tegas.

Sifat sang istri juga tak bisa lepas dari keteladanannya. Di hadapannya, sang istri tak segan untuk membuang barang mewah pemberian seorang wanita.

Berikut kisah selengkapnya.

Tegas Tak Terima Suap

Sosok tersebut ialah Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santosa. Ia dikenal luas sebagai polisi teladan sepanjang masa.

Hal ini lantaran ia selalu bersikap tegas tak manfaatkan jabatan untuk memperkaya diri. Korupsi, kolusi, dan nepotisme yang bersarang hebat di rezim pemerintah kala itu tak menciutkan nyalinya untuk tegas mengambil sikap.

peluncuran buku hoegeng di gramedia pim 1

©2013 merdeka.com/arie basuki

Lantaran tak mau menerima suap dalam berbagai bentuk, kehidupan Hoegeng dan keluarga pun jauh dari kata mewah. Jika mengandalkan gaji perwira, barang mewah itu pun tak akan terbeli.

Buang Barang Pemberian

Salah satu saksi kunci keteladanan Hoegeng adalah sang istri, Meriyati Roeslani atau Merry. Sosoknya yang penuh inspiratif tak lain terilhami dari kepribadian sang suami tercinta.

hoegeng dan ursinus

©2013 Merdeka.com

Merry menceritakan kisahnya saat mengetahui seorang wanita tengah berusaha menyuap sang suami. Namun, tipu daya sang wanita tersebut tak berhasil melelehkan hati Hoegeng dan sang istri. Mereka pun lantas membuang barang mewah yang dimasukkan ke dalam peti besar.

Sempat Kaget

Namun, Hoegeng dan sang istri sempat merasa kaget sesaat setelah peti besar diantar ke kediamannya. Saat dibuka, berbagai barang tersebut berisikan alat-alat elektronik serta bahan pakaian mahal.

peluncuran buku hoegeng di gramedia pim 1

©2013 merdeka.com/arie basuki

"Ketika saya pulang ke rumah maka sebuah peti besar dari kayu dibuka. Hadiah-hadiah itu banyak sekali, antara lain, alat-alat mesin cuci listrik, alat-alat elektronik, bahan-bahan pakaian mahal dan banyak lagi," kata Hoegeng saat itu.

Hidup Sederhana

Sejak awal kemerdekaan, jawatan imigrasi dikenal rawan menjadi sasaran KKN. Namun, ia justru tak pernah memanfaatkan jabatannya untuk mengeruk kekayaan. Padahal imigrasi dikenal sebagai sasaran empuk untuk memperkaya diri.

Sebagai istri seorang perwira polisi, Merry juga tak menuntut apa-apa dari sang suami. Merry tetap mendukung Hoegeng untuk terus bersikap jujur meski harus hidup pas-pasan. Sang putra bahkan tak diizinkan untuk memasuki Akpol dan diperintahkan untuk tetap bekerja di bengkel.

potret rumah jenderal hoegeng

©2020 Merdeka.com/Youtube Panggil Saya BTP

"Bapak tak melarang saya bekerja di mana pun. Beliau hanya berpesan, di mana pun dan apa pun posisimu, bekerjalah dengan benar," tiru sang anak.

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP