Hacker acak-acak komputer Dephan Israel
Merdeka.com - Hacker baru saja meretas komputer milik Kementerian Pertahanan Israel. Hebatnya, aksi ini dilakukan hanya lewat sebuah attachment email yang berisi malware.
Seperti yang dilansir oleh The Hacker News (27/1), malware tersebut adalah XtremeRat yang memang tersebar lewat bantuan email. Malware ini masuk ke email milik Shin Bet Secret Security Service Israel dan kemudian secara cepat tersebar.
Tercatat, ada 15 komputer Dephan Israel yang jadi korbannya. Bahkan, malware juga mampu tersebar ke komputer Administrasi Sipil yang selama ini memantau warga Palestina yang hidup di wilayah Israel.
Administrasi Sipil sendiri selama ini digunakan untuk mengendalikan trafik barang antara Israel dan Jalur Gaza. Belum diketahui apakah malware ini memang secara khusus ditujukan untuk merusak sistem tersebut.
Sementara itu, muncul juga dugaan bahwa serangan tersebut ditujukan untuk mengacaukan perizinan kerja warga Palestina di Israel. Bisa jadi itu merupakan motivasi di balik serangan ini.
Serangan ini sendiri menyebabkan 15 komputer tersebut dikendalikan hacker selama beberapa hari sejak 15 Januari silam. Sayang, pihak Israel belum mau mengumumkan lebih lanjut mengenai serangan ini.
"Kami tak akan berkomentar," kata juru bicara Administrasi Sipil Israel, Guy Inbar.
Baca juga:Hacker: Keamanan Snapchat terlalu mudah untuk dijebolE-Commerce dan toko online terancam kolaps akibat hackerTak ada yang tak bisa dibobol hackerHacker Suriah kuasai akun FB dan Twitter milik CNNRusia rekrut hacker untuk 'curi ilmu' dari perusahaan besar (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya