Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rusia rekrut hacker untuk 'curi ilmu' dari perusahaan besar

Rusia rekrut hacker untuk 'curi ilmu' dari perusahaan besar Rusia. © Wallszone.com

Merdeka.com - Semua negara di dunia ini pastinya melakukan penyadapan. Pernyataan ini sangat cocok ketika dikaitkan dengan berbagai aksi penyadapan yang terbongkar akhir-akhir ini.

Setelah dunia digegerkan dengan NSA yang memata-matai banyak negara dan Australia yang menyadap pembicaraan SBY dan sejumlah pejabat, sebuah fakta penyadapan kembali terbuka. Seperti yang dilansir oleh Reuters (22/1), pelakunya kali ini adalah pemerintahan Rusia yang mencoba hack ratusan perusahaan Amerika, Eropa, dan Asia untuk alasan ekonomi.

Hal ini terungkap setelah CrowdStrike melaporkan temuan ini. Disebutkan, serangan siber dari pemerintah Rusia ini ditujukan untuk perusahaan teknologi dan energi yang memiliki kekayaan intelektual tinggi.

"Serangan ini terlihat didukung oleh pemerintah Rusia yang juga ingin menjaga ketangguhan industri dalam negeri agar bisa bersaing di dunia," jata CTO CrowdStrike, Dmitri Alperovitch.

Adapun pelaku serangan sendiri diperkirakan adalah kelompok hacker Energetic Bear yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah Rusia. Indikasi ini terlihat dari adanya bantuan teknis dan analisis target yang dipilih oleh hacker tersebut.

"Kami sangat yakin dengan hal ini," imbuhnya. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP