Dianggap fitnah HTC di Taiwan, Samsung tak terima
Merdeka.com - Taiwan pada Kamis lalu telah mengganjar Samsung dengan denda sebesar USD 340 ribu atau sekitar Rp 3,7 miliar. Denda ini dikeluarkan karena Komisi Pengawasan Persaingan Dagang Taiwan menilai Samsung telah sengaja memfitnah kompetitornya, HTC.
Seperti yang dilansir Cnet (24/10), denda ini dikeluarkan setelah komisi tersebut mengadakan penyelidikan pada April silam terkait adanya laporan bahwa Samsung telah membayar beberapa siswa untuk membuat komentar negatif tentang HTC. Di saat bersamaan, Samsung juga meminta siswa lain untuk membuat beberapa rekomendasi tentang smartphone Samsung di dunia maya.
Hal ini dianggap sebagai tindakan pengiklanan palsu oleh komisi tersebut. Oleh karenanya, denda pun dikeluarkan kepada Samsung dan dua perusahaan dagang yang dinilai juga turut menyebarkan iklan tersebut.
Menanggapi hal ini, Samsung pun merasa kecewa. Namun, mereka mengaku masih mengkaji keputusan ini.
"Bagaimanapun, kami akan tetap berkomitmen untuk terlibat dalam komunikasi yang transparan dan jujur dengan konsumen. Samsung Electronics Taiwan akan mengkaji keputusan ini dan mengambil langkah yang diperlukan guna melindungi reputasi kami yang tentu sangat berharga di mata pengguna. Samsung Electronics Taiwan akan terus memberikan nilai lebih pada konsumen di Taiwan dengan memberikan produk dan layanan inovatif," kata juru bicara Samsung.
Keputusan yang dikeluarkan pemerintah Taiwan ini sendiri adalah dampak dari laporan HTC, perusahaan gadget lokal yang merasa tak mampu berkompetisi dengan Samsung. HTC yang mengalami kerugian pertama sejak 2002 lalu merasa bahwa saat ini memang sulit untuk bisa bersaing dengan perangkat seperti iPhone atau Galaxy S. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya