Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buruh China 'diperbudak' saat rakit smartphone Samsung

Buruh China 'diperbudak' saat rakit smartphone Samsung Samsung. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Salah satu suplier kepercayaan Samsung, Samkwang di China diduga telah menelantarkan pekerjanya. Para pekerja dilaporkan harus kerja lembur dengan gaji yang tak pantas.

Seperti yang dilansir oleh ZDNet (6/12), temuan ini disebutkan pertama kali oleh China Labor Watch. CLW yang sejak lama melakukan investigasi menyebutkan bahwa ada setidaknya 23 pelanggaran etika kerja di sana.

"Hal ini termasuk gaji lembur sebesar USD 84 ribu yang tak dibayar untuk kerja hingga 148 jam dalam satu bulan, pekerja juga harus bisa merakit satu casing ponsel dalam waktu 4 detik saja," kata tim pencari fakta tersebut.

Sementara itu, temuan lain juga menyebutkan bahwa pekerja di sana sering mendapatkan makian dari manajemen. Pekerja juga dipaksa kerja tanpa alas kaki, didenda jika salah, dan tidak diberikan sarana keamanan.

Samsung yang dilapori hal ini pun menyatakan akan segera mengirim tim untuk melakukan investigasi terhadap temuan tersebut. Samsung sendiri mengaku sudah melakukan sidak langsung terkait kondisi pekerja di sana pada awal 2013 lalu. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP