Ada hacker numpang populer cyber war Indonesia vs Australia

    Reporter : Dwi Andi Susanto | Senin, 11 November 2013 14:32




    Ada hacker numpang populer cyber war Indonesia vs Australia
    Hacker © 2013 Merdeka.com

    Merdeka.com - Mungkin bertepatan dengan serangan hacker-hacker Indonesia ke situs-situs Australia, ada juga aksi lain yang dilakukan oleh salah seorang peretas dari sebuah SMK di Indonesia.

    Dalam tampilan deface websitenya, dia meluapkan protes akan perlakuan manajemen stasiun TV tersebut ada lomba karya desain broadcasting. Namun ada kejanggalan dalam nama website yang diretas tersebut.

    Sang peretas memang melakukan protes terhadap pihak ANTV dan mendeface tampilan depan situsnya, namun apabila dicermati, alamat situs ANTV dengan alamat situs yang dia retas berbeda.

    [Baca juga: Website ANTV dibobol hacker]

    Situs antv adalah an.tv sedangkan website yang diusili oleh peretas dari SMK Al-Muhajirin tersebut bernama Antv.acaratelevisi.com.

    Setelah sedikit melakukan penelusuran, ternyata alamat situs dengan imbuhan ...acaratelevisi.com tersebut tidak hanya satu saja. Ada sedikitnya 3 website lagi dengan imbuhan nama yang sama, seperti Sctv.acaratelevisi.com dan Tvone.acaratelevisi.com.

    Menurut seorang pemerhati IT bernama Widodo, aksi yang dilakukan oleh hacker satu ini justru dijadikan lelucon oleh banyak orang. "Terlihat sekali bahwa sang hacker ini ingin diakui eksistensinya dengan sengaja membuat website sendiri dan diretas sendiri," jelasnya kepada merdeka.com (11/11).

    [Baca juga: Hacker dari SMK Al-Muhajirin salah sasaran?]

    Seorang mantan hacker lain yang tidak mau disebutkan namanya juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan peretas tersebut justru memalukan.
    "Pengen eksis, hacker ini ikut-ikutan momen perang Indonesia vs Australia, tapi yang dihack situs palsu buatan sendiri. Terus bawa-bawa nama sekolahan juga," jelasnya.

    Berita seputar hacker terbaru:
    Website ANTV dibobol hacker
    Hacker dari SMK Al-Muhajirin salah sasaran?
    Anonymous Indonesia: Situs Bareskrim Polri tak diretas Australia
    Anonymous Australia kirimkan peringatan terakhir

    [das]


    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







    Komentar Anda


    Smart people share this
    Back to the top


    Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
    TOP 10 NEWS
    Most Viewed Editors' Pick Most Comments

    TRENDING ON MERDEKA.COM

    LATEST UPDATE
  • Prabowo tolak pilpres, PKS tetap ingin di koalisi Merah Putih
  • Hatta tunda bicara soal pelaksanaan Pilpres 2014
  • Rumah Sakit Charitas Palembang dilengkapi landasan helikopter
  • Prabowo bikin investor cemas, IHSG terjun bebas 43 poin
  • Jokowi sampaikan pidato kemenangan di Pelabuhan Sunda Kelapa
  • Dianggap jelek, wanita ini ditolak putranya
  • Lepas jilbab Marshanda tak ada hubungan dengan kejiwaan
  • KPU: Saksi Prabowo WO tak pengaruhi hasil Pilpres
  • Jokowi bingung dimana sih ada kecurangan masif
  • Wiranto: Kita sayangkan langkah Prabowo, kekalahan memang pahit
  • SHOW MORE