Bank Indonesia

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Respons BI Soal Rupiah Tembus Rp17.300

Rupiah menembus Rp17.300 per dolar AS. BI menyebut tekanan global sebagai pemicu dan memperkuat intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
Warga Indonesia Ternyata Gemar Bayar Pakai QRIS, Pertumbuhannya Capai 111,94 Persen

Perry mengatakan, secara keseluruhan pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital triwulan I-2026 tetap tinggi.

{{caption}}
Strategi Bank Indonesia Redam Ancaman Inflasi Usai Kenaikan Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan harga energi global, jalur perdagangan, hingga risiko cuaca ekstrem seperti El Nino menjadi faktor yang dapat mendorong kenaikan harga barang.

{{caption}}
Harga BBM Nonsubsidi Naik, BI Jelaskan Dampaknya

Bank Indonesia (BI) memberikan tanggapan terkait dampak dari penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi terhadap perekonomian.

{{caption}}
BI Siapkan New BI-FAST, Bikin Transfer ke Luar Negeri Makin Gampang

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan transaksi digital yang kian pesat seiring meningkatnya adopsi pembayaran elektronik di masyarakat.

{{caption}}
Instrumen SRBI Capai Rp 885,41 triliun, BI Yakin Rupiah Tetap Stabil

Bank Indonesia melaporkan posisi SRBI mencapai Rp 885,41 triliun per 21 April 2026. BI-Rate dipertahankan di angka 4,75% untuk menjaga stabilitas Rupiah.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di 4,75%, Ini Alasannya

Langkah ini diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah

{{caption}}
Gubernur BI: Kredit Tumbuh, Tapi Dana Nganggur Ada Rp2.527 Triliun

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa pada Maret 2026, kredit perbankan mengalami pertumbuhan sebesar 9,49%.

{{caption}}
Penggunaan QRIS Indonesia-Tiongkok Diresmikan 30 April Mendatang

Dalam tahap uji coba (sandbox), volume transaksi tercatat sudah mencapai 1,64 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp 556 miliar.

{{caption}}
Gubernur BI Optimis Nilai Tukar Rupiah Menguat

Rupiah melemah ke Rp17.157 per dolar AS. BI memperkuat intervensi dan mempertahankan suku bunga untuk menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian global.