Amerika Serikat

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Garda Revolusi Iran Serang 21 Target Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Kawasan Kian Memanas

IRGC mengklaim rudal jarak jauhnya berhasil menghancurkan empat target utama di Pangkalan Al-Azraq, Yordania.

{{caption}}
AS-Iran Makin Panas, Trump Lagi Mikir Mau Lancarkan Serangan Baru ke Fasilitas Vital

Trump sedang meninjau opsi untuk memerintahkan serangan lanjutan terhadap pembangkit listrik dan jembatan di Iran.

{{caption}}
Jusuf Kalla Beberkan Strategi Bangsa Hadapi Dampak Konflik Global: Perkuat Iptek & Wirausaha Muda

JK mengungkap karakter perang modern yang kini beralih kiblat. Dari perang konvensional berubah menjadi perang berbasis teknologi.

{{caption}}
Tim Indonesia Raih Juara III Dunia pada Kompetisi CanSat 2026 di Amerika Serikat

Tim Indonesia sukses menerbangkan payload hasil rancangan mereka menggunakan roket hingga mencapai ketinggian 714 meter.

{{caption}}
Iran Balas AS, Serang Pangkalan Militer di Yordania, Bahrain dan Kuwait

Iran melakukan serangan terhadap tiga negara, yaitu Yordania, Bahrain, dan Kuwait.

{{caption}}
Iran: Sebut AS Dalang Serangan Drone di Bandara Kuwait Demi Jual Senjata

Menurut Iran, AS melancarkan operasi pengelabuan (false flag) ke bandara Kuwait untuk kepentingan menjual senjata sistem pertahan udara.

{{caption}}
Iran Ajukan Permohonan Gunakan Ban Lengan Hitam Jelang Lawan Mesir, Ini Alasannya

Hal itu diungkapkan Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia melalui akun X resmi. Dalam akun tersebut terungkap alasannya.

{{caption}}
AS Klaim Apache Ditembak Jatuh, Serangan Balasan ke Iran Mencuat

Serangan terbaru dapat mengancam keberlangsungan gencatan senjata yang telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran sejak bulan April yang lalu.

{{caption}}
Amerika Serikat Masukkan BYD dan Nio ke Daftar Hitam

Departemen Pertahanan AS memasukkan sejumlah produsen kendaraan listrik, baterai, dan perusahaan teknologi dari China ke dalam daftar hitam.

{{caption}}
Trump Ancam Netanyahu: Bibi Kamu Berhati-hati atau Anda akan Sendirian

Trump mengeluarkan peringatan tersebut untuk meredakan ketegangan yang terjadi dengan Iran.