Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Virus mirip SARS makan dua korban lagi

Virus mirip SARS makan dua korban lagi Ilustrasi masker. ©Shutterstock/linerpics

Merdeka.com - Virus mirip SARS kembali memakan korban, tepatnya satu pasien di Jerman dan seorang lagi dari Inggris. Sampai sekarang, tingkat kematian dari coronavirus tersebut sudah mencapai angka 60 persen karena memakan 10 korban meninggal dari 17 total pasien.

Salah satu pasien yang berusia 73 tahun diduga memiliki kondisi kesehatan yang buruk dan rendah kesempatan untuk bertahan hidup.

Sementara itu, pihak WHO belum memberikan konfirmasi tentang korban terbaru yang meninggal. Namun WHO sempat menyebutkan kematian terakhir pada tanggal 2 Maret lalu sebagai insiden yang cukup mengkhawatirkan. Pasalnya pasien yang berusia 39 tahun meninggal ketika baru dirawat kurang dari tiga hari di rumah sakit.

Sebagaimana dilansir dari The Inquisitr, coronavirus adalah anggota dari keluarga besar organisme penyakit yang terlihat ringan seperti demam biasa atau juga bisa parah seperti SARS.

Untungnya, virus mirip SARS tersebut tampaknya tidak menyebar terlalu mudah. Sebab penderita dari Jerman dan Inggris mendapatkannya karena sering bepergian ke Timur Tengah - asal dari coronavirus yang muncul tahun lalu.

Seorang ahli dari University of Reading di Inggris, Ian Jones, berpendapat bahwa penyebaran coronavirus dianggap tidak begitu efisien. Menurutnya, virus seperti itu akan mereda dengan sendirinya.

Namun karena virus mirip SARS sudah memakan korban meninggal lebih dari jumlah total pasien, para ahli ingin tetap melacaknya secara detail.

Baca juga:Virus misterius mirip SARS muncul lagiVirus mirip SARS berasal dari hewan?Virus mirip SARS bisa menyebar ke sesama manusia!Satu pasien virus mirip SARS akhirnya meninggal (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP