Satu lagi pria Saudi meninggal akibat virus MERS
Merdeka.com - Seorang pria Arab Saudi dikabarkan meninggal dunia akibat serangan virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS). Dengan ini, total korban terinfeksi virus MERS di Arab Saudi telah mencapai 66 orang dan 39 di antaranya meninggal dunia.
"Kementerian Kesehatan mengumumkan satu lagi pria Saudi meninggal akibat virus MERS. Sebelumnya pria tersebut didiagnosis positif terjangkit MERS di Asir," tulis perwakilan pemerintah Arab Saudi, seperti yang dikutip dari Reuters.
Korban meninggal adalah pria berusia 83 tahun. Ia berasal dari provinsi selatan yang juga menjadi tempat di mana banyak kasus virus MERS ditemukan.
Sementara itu, WHO menuturkan awal bulan ini bahwa virus MERS bisa menimbulkan batuk, demam, dan pneumonia, namun belum menjadi pandemi yang mengancam kesehatan warga dunia.
Meskipun demikian, kekhawatiran WHO tetap ada dikarenakan kunjungan para haji yang akan datang ke Mekkah pada bulan Oktober mendatang. Meski jumlah kuota haji dari seluruh dunia sudah dikurangi, namun dinas kesehatan setempat tetap waspada dan memantau kondisi agar MERS tetap bisa dikendalikan.
Baca juga:Kenapa virus flu burung H7N9 bisa menyebar dengan cepat?Virus flu burung H7N9 ternyata kebal obatFlu burung H7N9 berkemungkinan ditularkan antar manusiaBagaimana cara memastikan vaksin ampuh menangkal virus H7N9?Kasus flu burung H7N9 mengalami penurunan? (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya