Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menyusui turunkan risiko ibu meninggal akibat kanker

Menyusui turunkan risiko ibu meninggal akibat kanker Ilustrasi menyusui. ©Shutterstock.com/SvetlanaFedoseyeva

Merdeka.com - Menyusui bukan cuma mendukung kesehatan bayi, tetapi juga ibu. Sebab jika ibu menyusui setidaknya enam bulan saja, mereka pun menurunkan risiko meninggal akibat kanker, demikian menurut penelitian terbaru.

Selain kanker, risiko meninggal karena penyakit jantung dan stroke juga ikut menurun sebesar 17 persen.

Sebanyak 380.000 orang di sembilan negara di Eropa dilibatkan dalam penelitian ini. Selama 12 tahun, mereka yang mengikuti saran dari World Cancer Research Fund/American Institute for Cancer Research (WCRF/AICR) cenderung menurunkan risiko meninggal karena sakit hingga 34 persen.

Saran tersebut di antaranya adalah menjaga berat badan ideal, aktif bergerak, mengurangi makanan dan minuman berlemak, membatasi konsumsi daging dan alkohol, serta - bagi para ibu - menyusui bayi selama enam bulan.

"Ada kaitan yang erat dengan saran kesehatan WCRF/AICR dan kesempatan kecil meninggal karena penyakit," papar Dr Teresa Norat, kepala peneliti dari Imperial College London, seperti yang dikutip Daily Mail (27/03).

Pada penelitian sebelumnya, menyusui selama setahun juga disebut mampu menurunkan risiko kanker payudara bagi ibu sebesar 4 persen.

Penelitian mengenai manfaat menyusui dan risiko ibu meninggal akibat kanker tersebut lantas dilaporkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Baca juga:Pencernaan sehat optimalkan tumbuh kembang anakAsam folat hindarkan bayi dari autismeKenalkan makanan padat terlalu dini? Kesehatan bayi terancam!Derita morning sickness akut? Kenali gejalanya!5 Pantangan untuk ibu hamil (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP