Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menuntut ilmu terlalu tinggi bisa memicu stres?

Menuntut ilmu terlalu tinggi bisa memicu stres? Ilustrasi stres bekerja. ©Shutterstock/Lichtmeister

Merdeka.com - Selama ini, orang-orang dengan pendidikan rendah cenderung mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya karena keterampilan yang kurang memadai. Namun ternyata penelitian terbaru mengungkap kalau menuntut ilmu terlalu tinggi juga bisa memicu stres. Bagaimana bisa?

Mereka yang menuntut ilmu tinggi-tinggi bisa dibilang sebagai 'overeducated'. Maksudnya, orang-orang tersebut mengenyam pendidikan terlalu lama dari syarat pekerjaan yang ditawarkan. Tipe orang overeducated itulah yang akhirnya berisiko tinggi mudah menderita depresi, demikian menurut para peneliti.

Sebagaimana dilansir dari Live Science, sekitar 16.600 karyawan berusia 25-60 tahun di 21 negara-negara di Eropa terlibat dalam penelitian tersebut.

Peneliti kemudian mengukur tingkat depresi karyawan berdasarkan jawaban dari survei yang telah dilaporkan pada pertemuan rutin American Sociological Association.

"Menuntut ilmu terlalu tinggi terkadang bisa memicu stres. Karena banyak orang akhirnya merasa tidak tertantang dengan pekerjaannya," papar peneliti Piet Bracke dari Ghent University di Belgia.

Orang-orang overeducated juga merasa pekerjaannya kurang membanggakan. Itulah penyebab dari depresi mereka.

Meskipun demikian, Bracke menegaskan kalau mengenyam pendidikan tinggi sama sekali bukan hal buruk dan perlu dihentikan. Maka dari itu, perusahaan memang perlu menolak pelamar yang tergolong 'terlalu sempurna' atau 'overqualified' demi menghindari stres dan depresi dari para karyawan.

Baca juga:4 Hal yang membuat karyawan tetap loyal, selain uangMakan siang di meja kerja tingkatkan produktivitas karyawanCara pintar keluar dari pekerjaan5 Alasan untuk mempertimbangkan perubahan karirTanda-tanda karyawan yang workaholic (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP