Makan tomat untuk melindungi kulit dari dalam
Merdeka.com - Lupakan krim penghalus kulit yang mahal, sebab para peneliti menyatakan Anda bisa membuat kulit tampak lebih muda dan melindunginya dari paparan sinar matahari dengan tomat. Hal tersebut dibuktikan dari studi mengenai orang-orang yang mengonsumsi tomat mampu melindungi diri mereka dari kulit terbakar dan penuaan karena sinar matahari.
Senyawa yang mampu melawan penuaan pada tomat tersebut bernama lycopene, yaitu pigmen yang membuat warna tomat menjadi merah dan kandungan tertingginya bisa ditemukan pada tomat yang sudah diolah di dalam kecap, pasta, sup, dan jus.
Profesor Mark Birch-Machin dari Newcastle University menjelaskan bahwa wanita yang menikmati tomat olahan mampu meningkatkan perlindungan kulit dari sinar matahari. Studi yang melibatkan 20 orang wanita ini pun diberikan perlakuan berbeda yaitu tomat dan minyak zaitun. Hasilnya, wanita yang tidak mengonsumsi tomat kulitnya mengalami perubahan menjadi kemerahan karena paparan sinar ultraviolet.
Seperti yang dilansir dari Daily Mail (12/06), konsumsi tomat menunjukkan peningkatan pro-kolagen, molekul yang membuat struktur kulit menjadi elastis. Selain itu kerusakan mitokondria yang menyebabkan penuaan kulit juga menurun karena tomat.
"Makan tomat memang tidak akan membuatmu tahan sinar matahari, akan tetapi setidaknya ia bisa berguna untuk melindungi kulit selain memakai tabir surya," tutur Birch-Machin.
Lycopene sendiri merupakan antioksidan yang sangat kuat dan mampu mengurangi inflamasi dari paparan sinar ultraviolet dengan cara menetralisir molekul berbahaya yang dihasilkan kulit. Selain itu, kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet tersebut juga memicu keriput dan bahkan kanker kulit. Maka dari itu sebaiknya Anda melindungi kulit dari dalam dengan tomat.
Terlepas dari khasiatnya untuk kulit, tomat juga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan dan mencerahkan kulit apabila Anda menggunakannya sebagai masker. (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya