Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Benarkah tomat ampuh turunkan berat badan?

Benarkah tomat ampuh turunkan berat badan? Tomat. merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Banyak penelitian menunjukkan bahwa beberapa makanan dapat membantu menurunkan berat badan Anda. Apel merupakan salah satu makanan diet yang jago menurunkan berat badan. Tomat ternyata juga baik untuk menu diet sehat Anda. Benarkah?

Para ilmuwan mengatakan bahwa makan tomat dapat memberikan efek positif dalam mengontrol berat badan. Menurut penelitian, makan tomat membuat orang merasa kenyang dan menekan keinginan untuk ngemil, seperti yang dikutip Ourvanity.com.

Tomat kaya akan senyawa yang bisa mengubah tingkat hormon nafsu makan. Jadi, mereka bertugas untuk mengontrol rasa lapar Anda. Penelitian ini melibatkan sekelompok kecil wanita berusia antara 18 dan 35 dengan berat badan sehat. Mereka ditawari sandwich keju. Roti sandwich telah diberi ekstrak wortel atau tomat.

Peneliti, Dr. Julie Lovegrove, dari Reading University, mengatakan: "Mereka diberi sandwich dengan urutan acak dan kami mencatat bagaimana mereka mengatakan bahwa mereka merasa kenyang."

Penelitian ini memang tidak terlalu meyakinkan, karena hanya beberapa orang yang ikut ambil bagian di dalamnya. Tetapi, hasilnya menyenangkan dan mengejutkan. "Ini adalah penelitian kecil, tetapi hasil statistiknya sungguh signifikan," tambahnya.

Penelitian lebih lanjut direncanakan untuk mengungkap apakah makan tomat benar-benar dapat mengubah tingkat hormon nafsu makan. Namun, para peneliti tidak mengetahui bagian mana dari tomat yang ampuh menekan nafsu makan.

Tomat mengandung likopen yang berfungsi untuk menangkal kanker dan meningkatkan kesuburan. Tomat juga dianggap sangat efektif untuk memerangi kanker prostat dan menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, tomat dipercaya mampu menangkal jenis kanker lainnya, termasuk payudara, serviks, kulit, paru-paru, kandung kemih, dan pankreas.

Studi kecil ini telah membuktikan bahwa tomat mampu menekan nafsu makan. Namun, para ilmuwan masih harus melakukan penelitian besar untuk menguatkan hasil penelitian sebelumnya. (mdk/des)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP