Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korban virus MERS di Prancis akhirnya meninggal

Korban virus MERS di Prancis akhirnya meninggal Ilustrasi peralatan medis. ©Shutterstock/Baronb

Merdeka.com - Pria Prancis yang terinfeksi oleh MERS - virus mirip SARS - akhirnya meninggal pada hari Selasa kemarin waktu setempat (28/05).

Sampai saat ini, MERS dilaporkan telah memakan korban setengah dari jumlah pasien yang terinfeksi.

Virus MERS dianggap mirip dengan SARS yang sudah membunuh sekitar 800 warga dunia pada tahun 2003 silam, kebanyakan menjangkit masyarakat Asia. Dr Margaret Chan, sekali ketua WHO, menyuarakan pendapatnya tentang virus MERS pada hari Senin di Jenewa.

"Kami masih belum tahu banyak tentang virus ini. Kami belum tahu bagaimana cara penyebarannya. Sebelum kami mendapatkan jawabannya, kami seperti mencegahnya dengan tangan kosong," papar Dr Chan, sebagaimana dikutip dari CBS News.

Pasien virus MERS dari Prancis tersebut berusia 65 tahun. Ia didiagnosis MERS pada 8 Mei lalu setelah melakukan perjalanan dari Uni Emirat Arab. Teman sekamar pria tersebut juga dilaporkan positif terjangkit MERS.

WHO sebelumnya menuturkan sampai pada tanggal 23 Mei, sudah 44 orang yang terkena virus MERS dan 22 di antaranya meninggal.

Baca juga:Flu burung H1N1 bunuh 17 warga VenezuelaFlu burung H7N9 berkemungkinan ditularkan antar manusiaChina laporkan korban flu burung jadi 35 orangKasus flu burung H7N9 mengalami penurunan? (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP