Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Garam jadi penyebab 2,3 juta kematian per tahun di dunia?

Garam jadi penyebab 2,3 juta kematian per tahun di dunia? Ilustrasi garam. ©shutterstock.com/Gayvoronskaya_Yana

Merdeka.com - Sebuah penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa minuman berpemanis sebabkan 200.000 kematian per tahun di dunia. Ternyata, dampak makan terlalu banyak garam lebih parah dari itu. Bagaimana bisa?

Penelitian lainnya ternyata mengestimasi bahwa konsumsi garam berlebihan menjadi penyebab 2,3 juta kematian per tahun. Para ahli tepatnya menyampaikan hal tersebut dalam konferensi American Heart Association.

"Beban makanan bersodium ternyata lebih berbahaya daripada minuman berpemanis," papar Dariush Mozaffarian, kepala penulis penelitian dari Harvard School of Public Health, seperti yang dikutip Daily Mail.

Menurut Mozaffarian, alasan utama kenapa konsumsi garam menyebabkan lebih banyak kematian adalah banyak makanan yang pada dasarnya mengandung sodium. Sementara minuman berpemanis bisa dihindari oleh orang-orang.

Peneliti menganalisis 247 survei tentang asupan sodium berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tempat tinggal dari tahun 1990-2010. Dari situ, mereka menemukan bahwa 40 persen masyarakat dunia tergolong mati muda akibat penyakit kardiovaskular.

Seperti yang telah diketahui, konsumsi garam berlebihan memang mampu meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

Tiga negara dengan angka kematian tertinggi akibat konsumsi garam juga dicatat para peneliti, yaitu Ukraina, Rusia, dan Mesir. Sementara tiga negara terendah adalah Qatar, Kenya, dan Arab Saudi.

Baca juga:Minuman berpemanis sebabkan 200.000 kematian per tahun di duniaPepaya, si manis penangkal serangan jantung dan diabetesKelelahan bekerja sebabkan penyakit jantung7 Cara mengejutkan mencegah penyakit jantungReaksi kimia dalam obat tertentu picu stroke fatal pada lansia (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP