Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara stres merusak tubuh

Cara stres merusak tubuh Ilustrasi stres. ©Shutterstock/olly

Merdeka.com - Banyak sekali penelitian yang mengaitkan stres dengan risiko kesehatan fisik. Namun sebenarnya apa hubungan antara stres dengan kondisi kesehatan seseorang? Simak penjelasan lengkapnya seperti yang dilansir dari Mother Nature Network berikut ini.

Stres dan inflamasi

Sekali stres, tubuh biasanya akan bereaksi dan mengalami inflamasi atau peradangan. Ketika peradangan terjadi, kondisi ini bisa memicu berbagai macam penyakit. Meskipun demikian, peneliti masih berusaha mencari tahu kenapa stres cenderung memicu penyakit jantung daripada masalah kesehatan lainnya.

Stres dan hormon cortisol

Ketika stres, tubuh akan mengeluarkan hormon cortisol yang sifatnya merusak. Cortisol sendiri sebenarnya berperan untuk mengontrol diri ketika sedang stres, tetapi jika jumlahnya berlebihan, tubuh justru mengalami kerusakan, termasuk jantung.

Stres masa kecil dan penyakit jantung

Stres masa kecil atau trauma juga memberikan dampak negatif bagi jantung ketika dewasa. Penelitian tepatnya menyebutkan kalau trauma bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Pada dasarnya, penelitian tersebut hanya ingin menyampaikan bahwa sebaiknya seseorang tidak terlalu terbebani dengan masa lalu.

Ketika stres menyerang, segera temukan cara untuk mengatasinya. Sebab mengendalikan stres sama artinya dengan berusaha mencegah penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.

Baca juga:

Kurang tidur bikin orang lebih mudah gemuk!

Cukup tidur bisa bantu perbaiki kerusakan otak

Tidur cukup mampu bantu otak perbaiki sel yang rusak

Ketiduran di kelas adalah tanda remaja pemalas?

Ini bahaya mendengkur saat tidur! (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP