Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akan ada obat pembasmi obesitas?

Akan ada obat pembasmi obesitas? Ilustrasi obesitas. ©2012 Shutterstock/Simone van den Berg

Merdeka.com - Sebuah obat yang bisa mengontrol nafsu makan dengan memangkas jumlah kalori yang dikonsumsi hingga 13 persen kabarnya akan tersedia beberapa tahun ke depan.

Ketika pertama kali diujicobakan, obat tersebut memang ampuh mengurangi konsumsi 200 kalori ketika makan. Selain itu, karena obat tersebut juga menggabungkan hormon pengendali kadar gula dan berperan sebagai penekan nafsu makan, tidak ada efek samping yang akan dirasakan.

Para peneliti pun menyampaikan obat tersebut sekarang bentuknya masih berupa infus. Namun mereka mengklaim nantinya obat tersebut bisa ditemukan dalam bentuk suntikan.

Obat itu akan tersedia bagi orang-orang yang kelebihan berat badan dan berisiko terkena diabetes. Bisa dibilang, obat pengontrol nafsu makan ini juga terobosan terbaru dalam usaha membasmi obesitas.

"Kami masih berusaha menemukan formula yang paling tepat untuk mengontrol nafsu makan. Mungkin obat ini baru ada tahun 2020 mendatang," papar peneliti Profesor Stephen Bloom dari Imperial College, seperti yang dikutip Daily Mail.

Profesor Bloom juga menambahkan obat ini perlu didesain agar mampu menekan nafsu makan dalam jangka panjang. Sehingga perkembangannya benar-benar harus dilakukan dengan teliti.

Jika memang sudah beredar, obat pembasmi obesitas tersebut kira-kira akan dibanderol seharga 3.000 pound sterling atau sekitar Rp 4,3 juta. Hmmm, mahal juga ya...

Baca juga:Obesitas bisa dilacak lewat email?ASI tak bisa tangkal obesitas pada bayiCegah berat badan bertambah dengan mematikan 'gen gemuk'Ibu obesitas rentan lahirkan bayi berpenyakit jantungMalas bersih-bersih rumah membuat wanita terancam obesitas (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP