Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Cara mendeteksi penyakit leukemia

3 Cara mendeteksi penyakit leukemia Ilustrasi dokter dan pasien. ©Shutterstock/wavebreakmedia

Merdeka.com - Dokter biasanya menemukan kasus leukemia kronis melalui tes darah sebelum gejala penyakit tersebut muncul. Namun selain tes darah, ada beberapa cara lain untuk mendeteksi penyakit leukemia. Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Mayo Clinic berikut ini.

Pemeriksaan fisik

Dokter pada awalnya akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasien. Misalnya mencari tanda apakah kulit terlalu pucat karena sering anemia atau pembengkakan pada sistem limfa dan hati.

Tes darah

Dengan menganalisis sampel darah pasien, dokter bisa mendiagnosis apakah kadar sel darah putih atau platelet jumlahnya melebihi batas normal - yang biasanya memang memicu leukemia.

Tes sumsum tulang belakang

Dokter juga akan merekomendasikan prosedur pengambilan darah dari sumsum tulang belakang untuk mengetahui apakah ada sel-sel kanker di dalamnya.

Dengan berbagai jenis tes tersebut, dokter kemudian menginformasikan tentang stadium berapa kanker darah yang diderita pasien serta perawatan yang paling tepat untuk menyembuhkannya.

Baca juga:

Sembelit, gejala stres yang jarang disadari

Obat anti-depresi tingkatkan risiko diabetes tipe-2

Akupunktur dan konseling sama-sama efektif atasi depresi

Olahraga ampuh tangkal gejala depresi

Gigi berlubang adalah salah satu gejala stres? (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP