Charta Politika Indonesia merilis hasil survei elektabilitas calon presiden. Muncul tiga nama teratas adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam simulasi 12 nama, Prabowo menempati urutan teratas dengan angka 19,6 persen. Sementara Ganjar Pranowo berada di angka 16 persen, Anies Baswedan berada di angka 12,6 persen.
"Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, dan Ridwan Kamil menjadi pilihan tertinggi responden pada pilihan presiden dalam simulasi 12 nama," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam rilis survei secara daring, Minggu (28/3).
Mengikuti tiga nama teratas itu, dalam simulasi 12 nama ini ada Menparekraf Sandiaga Uno dengan angka 9,3 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan angka 8,1 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan angka 5,3 persen.
Kemudian, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengikuti di angka 4,8 persen, Menko Polhukam Mahfud MD dengan angka 3,8 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 2,1 persen, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 1,3 persen, Ketua DPR Puan Maharani 1,2 persen, dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo di angka 0,6 persen. Sementara tidak menjawab 15,2 persen.
Dalam simulasi 5 nama urutan elektabilitas calon presiden tidak berubah. Prabowo paling atas di angka 22,2 persen, Ganjar Pranowo mengikuti di angka 20 persen, Anies Baswedan di angka 14,2 persen, Sandiaga Uno 12,7 persen dan Ridwan Kamil 9,2 persen. Tidak menjawab sebesar 21,7 persen.
Survei bertajuk evaluasi kebijakan, aktivitas masyarakat, dan peta politik triwulan I 2021 ini digelar Charta Politika pada 20-24 Maret 2021. Survei digelar melalui wawancara telepon.
Sebanyak 1200 responden dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang digelar Charta Politika sebelumnya. Margin of error survei ini sebesar 2,83 persen kurang lebih pada tingkat kepercayaan 95 persen.