Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Survei Charta: Pemilih Tidak Puas dengan Kinerja Jokowi Cenderung Mendukung Prabowo

Survei Charta: Pemilih Tidak Puas dengan Kinerja Jokowi Cenderung Mendukung Prabowo Prabowo Dampingi Jokowi di Kalsel. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei nasional terbarunya hari ini, Senin 15 Mei 2023. Dalam hasil surveinya, Charta mendapatkan angka 79,1% kepuasan masyarakat kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Ma’aruf Amin.

Sedangkan 19,5% adalah suara responden yang tidak puas, dan sisanya 1,4% memilih untuk tidak tahu atau tidak menjawab. Penilaian tersebut juga didukung terhadap penilaian responden terkait ekonomi Indonesia, yang tergolong cukup baik dengan angka di atas 60%.

Charta melakukan tabulasi silang terkait tingkat kepuasan pemerintahan Jokowi dengan pilihan politiknya saat ini. Charta membuat simulasi menjadi 3 nama: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Hasil survei Charta Politika Indonesia menunjukkan bahwa 43% yang tidak puas sama sekali dengan pemerintahan Jokowi lebih memilih Prabowo Subianto, disusul 39% memilih Anies Baswedan.

Seperti diketahui, indeks kepuasan publik terhadap kinerja Joko Widodo - Ma'aruf Amin mencapai 79,1%. Tentu hal tersebut, menurut Yunarto jauh dari angka cukup.

Selain itu, Yunarto mengungkap, mayoritas pemilih Prabowo Subianto masih didominasi oleh pendukung yang antitesis terhadap Jokowi dalam pemilu 2019 lalu.

"Pemilih Prabowo masih ditopang oleh basis pemilih 2019 yang cenderung anti terhadap pemerintahan Jokowi," lanjut Yunarto.

Dengan demikian, dari hasil survei tersebut menjawab apa yang disampaikan Jokowi dalam musra yang digelar para relawan Jokowi beberapa waktu lalu.

Dalam survei tersebut juga diungkapkan bahwa tidak ada kebingungan di antara pemilih Jokowi - Ma'aruf seperti apa yang disampaikan dalam acara relawan tersebut.

"Ternyata tidak ada kebingungan seperti yang coba ditafsirkan dalam musra kemarin, mayoritas relawan Jokowi mendukung Ganjar Pranowo," jelasnya.

Sedangkan, kategori kurang puas terhadap pemerintahan Jokowi, 50% lebih memilih Anies Baswedan dan 33% lainnya memilih Prabowo Subianto. Hal ini dapat menyimpulkan bahwa Prabowo Subianto dianggap para pemilih sebagai jawaban dari kepuasan kerja Presiden Jokowi saat ini.

Secara keseluruhan, hasil survei dengan simulasi 3 nama menempatkan posisi Ganjar Pranowo mengalami kenaikan tajam. Sehingga membuat namanya menduduki peringkat teratas dengan raihan survei 38,2%.

Elektabilitas Ganjar terpaut cukup tajam lebih dari 7% dengan Prabowo yang mendapat 31,1%. Disusul Anies yang menempati urutan ketiga di 23,6% terpaut 7,5% dengan Prabowo dan 14,6% dengan Ganjar.

“Pada simulasi 3 nama, terlihat adanya peningkatan elektabilitas Ganjar Pranowo setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan pada survei telepon yang dilakukan pada April lalu. Sementara elektabilitas Prabowo Subianto dan Anies Baswedan cenderung mengalami penurunan pada survei kali ini,” ungkap Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia.

Survei Charta Politika dilakukan dengan metode wawancara tatap muka (face to face interview) pada rentang waktu 2 hingga 7 Mei 2023 dengan metode multistage random sampling. Responden survei berjumlah 1.220 dengan margin of error sebesar 2,82%.

Responden yang terlibat dalam survei berusia minimal 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih. Survei dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia dengan quality control 20% dari total sampel.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP