Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago heran pernyataan nyinyir cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno soal dana kelurahan. Menurutnya, kalau tak akan memengaruhi elektoral, tak perlu melempar pernyataan negatif.
"Sandiaga bilang, program ini tidak akan berpengaruh pada elektoral karena masyarakat sudah pintar, nah kalo sudah tahu tidak berpengaruh kenapa harus negative thinking dengan bilang ada udang di balik batu?" ujar Irma lewat pesan singkat, Senin (22/10).
Jubir Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu menjelaskan, dana kelurahan merupakan aspirasi wali kota seluruh Indonesia. Hal itu seperti kesaksian Wali Kota Bogor Bima Arya yang menyatakan Jokowi mengiyakan permintaan dana kelurahan saat pertemuan Juli lalu.
"Yang meminta keadilan atas bantuan dana untuk mempercepat pembangunan di daerah sebagai mana yang diterima desa di seluruh Indonesia," tuturnya.
Dia menyebut tak perlu mempermasalahkan kapan anggaran itu harus cair. Terpenting adalah aturan atau payung hukum untuk pengawasan yang jelas.
"Soal keluarnya awal tahun atau akhir tahun, yang namanya anggaran yang diperuntukkan bagi kemaslahatan rakyat, harusnya tidak ada masalah. Yang penting, advokasi, regulasi atau payung hukumnya serta kontrolnya jelas," ujarnya.
Sebelumnya, Sandiaga meminta masyarakat menerka sendiri apakah pembagian dana tersebut ada maksud lain seperti ungkapan peribahasa 'Ada Udang Di Balik Batu'.
"Kalau misalnya di tahun politik di 2019 ini pasti masyarakat bisa menilai sendiri, apakah ini ada udang di balik batu atau apakah ini sebuah program yang memang dicanangkan sebelumnya," kata Sandiaga.
Menurut dia, saat ini masyarakat sudah cerdas dalam berpolitik khususnya yang menengah ke bawah. Dia pun mencontohkan kala Pilgub DKI lalu ada 'serangan' bagi-bagi sembako.
"Bagaimana serangan di penghujung, serangan sembako tidak mengubah electoral behavior, tidak mengubah keyakinan berpolitik mereka dan mereka menjatuhkan pilihan berdasarkan pilihan dan hati mereka," jelas Sandiaga.