Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PPP: Yang Menginginkan Khofifah jadi Cawapres Bukan Cuma Prabowo

PPP: Yang Menginginkan Khofifah jadi Cawapres Bukan Cuma Prabowo Prabowo dan Khofifah gelar pertemuan tertutup di Surabaya. ©2023 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengungkap, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi rebutan banyak pihak untuk dipinang menjadi calon wakil presiden. PPP pun melihat peluang Khofifah menjadi calon wakil presiden.

"Saya yakin yang menginginkan bu Khofifah jadi katakan Cawapres bukan hanya pak Prabowo," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2).

Arsul mengatakan, Khofifah merupakan sosok yang dekat dengan akar rumput PPP. Maka itu, PPP melihat perkembangan siapa yang akan meminangnya menjadi calon wakil presiden.

"Nah bu Khofifah termasuk sosok yang dekat dengan akar rumput konstituen PPP. Tentu akan kita lihat perkembangannya seperti apa," kata Arsul.

Sebagai pengusung Khofifah di Jawa Timur, PPP membuka ruang baginya untuk naik tingkat ke kontestasi nasional. Meski PPP belum dalam forum resmi memutuskan siapa tokoh yang akan diusung menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.

"Jadi kalau ada sosok-sosok yang selama ini dekat atau mendekati PPP itu diusulkan ya kita artinya harus juga membuka pintu harus juga memikirkan kemungkinan itu. Untuk juga melihat sosok itu sebagai kandidat potensial dari capres atau cawapres," ujar Arsul.

Prabowo bertemu Khofifah empat mata di Rumah Makan De Soematra, Surabaya, Senin (13/2) malam. Prabowo maupun Khofifah mengaku tak membahas soal agenda Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dalam pertemuan empat mata itu.

Pertemuan yang berlangsung selama 90 menit itu disebut berjalan sangat gayeng atau menyenangkan. Banyak hal yang dibahas keduanya, mulai dari pembangunan hingga sejarah Nahdlatul Ulama (NU).

"Banyak hal tadi yang dibahas bersama Bu Khofifah. Mulai sejarah Nahdlatul Ulama, beliau menceritakan upaya-upaya beliau melanjutkan komunikasi dengan Timur Tengah, dengan dunia akademis di Timur Tengah," kata Prabowo.

Prabowo mengaku tidak menyinggung secara langsung Pilpres 2024. Ia yakin akan ada waktu lain untuk membahas hal itu.

"(Pilpres) tadi tidak langsung kita singgung ya Buk ya? Tentunya itu pada saatnya akan kita bahas," kata dia.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP