PAN Akui Tiga Ketum KIB di Kabinet Jokowi Penting untuk Persiapan Pilpres 2024

Masuknya PAN ke Kabinet mulai dikaitkan dengan pengaruh Presiden Joko Widodo di Koalisi Indonesia Bersatu. KIB adalah koalisi yang dibentuk Partai Golkar, PAN dan PPP.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
PAN Akui Tiga Ketum KIB di Kabinet Jokowi Penting untuk Persiapan Pilpres 2024
Viva Yoga Mauladi. ©2017 dok foto dok ri

Waketum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi memastikan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak berkaitan dengan Kabinet Indonesia Maju. Diketahui, seluruh ketua umum partai politik (parpol) di KIB masuk kabinet Jokowi.

Di antaranya Ketum PAN menjabat Menteri Perdagangan, Ketum Golkar Airlangga Hartarto menjabat Menko Perekonomian. Ketum PPP Suharso Monoarfa menjabat Menteri Bappenas. Semuanya kini berada langsung di bawah komando Jokowi.

"Jadi seluruh ketum ada di kabinet itu membuktikan bahwa KIB semakin kuat dan analisis yang menyatakan koalisi dalam koalisi juga tidak seperti itu. Jadi KIB tidak ada hubungannya dengan Kabinet Indonesia Maju. Karena justru KIB itu harus bertanggungjawab untuk dikatakan kinerja dari pemerintahan sekarang," kata Viva Yoga dalam diskusi di MNC Trijaya dengan tema 'Dramaturgi Reshuffle' secara online, Sabtu (18/6).

Menurut Viva, posisi ketiga ketum partai KIB di kabinet memiliki peran krusial untuk menentukan persiapan Pilpres 2024.

"Karena seluruh ketua umum-ketua umum di KIB itu merupakan bagian dari kabinet Pak Presiden Jokowi. Jadi ini menjadi bagian penting, karena soal koalisi itu termasuk persiapan Pilpres 2024," sambungnya.

Dia mengatakan setiap ketua umum partai politik hingga seluruh kader partai politik merupakan bagian yang tak terpisahkan untuk tanggung jawab terhadap kinerja pemerintah.

"Tapi kalau ketua umum, orang per orang partai politik itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan, bertanggungjawab terhadap peningkatan kinerja pemerintah," sebutnya.

Diketahui, masuknya PAN ke Kabinet mulai dikaitkan dengan pengaruh Presiden Joko Widodo di Koalisi Indonesia Bersatu. KIB adalah koalisi yang dibentuk Partai Golkar, PAN dan PPP.

Posisi PAN di kabinet disebut menjadi kode Jokowi memberikan lampu hijau pembentukan KIB. Jokowi ingin memperkuat komposisi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di kabinet untuk 2024.

"KIB tak lepas dari 'tangan' Istana," kata sumber merdeka.com di internal koalisi pemerintah saat dikonfirmasi.

Menurut informasi sumber, KIB diproyeksikan untuk memberikan tiket bagi Capres pilihan Jokowi. Sinyal tersebut dikuatkan dengan pernyataan Airlangga yang terbuka mengusung kader di luar KIB.

Perolehan suara Golkar, PPP dan PAN jika ditotal sudah melebihi ambang batas pencalonan Presiden 20 persen. Berdasarkan hasil Pemilu 2019 dari KPU, Golkar mendapat 85 kursi dengan presentase 12.31%, PAN mendapat 44 kursi atau 6,84% dan PPP mendapat 19 kursi atau 4,52%. Gabungan suara ketiga partai mencapai 23,67%. Artinya KIB sudah cukup mengusung calon presiden sendiri.

"Kita lihat saja siapa Capres yang diusung, internal KIB atau capres yang didukung Jokowi," ungkap dia.

Merdeka.com sudah menghubungi Menteri Sekretaris Negara Pratiko dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung atas informasi tersebut. Namun, hingga saat ini, keduanya tak membalas panggilan telepon dan pesan singkat kami.

Rekomendasi