Ketemu Jokowi di Istana Sore Ini, Prabowo Subianto Bakal Jadi Menhan?
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memanggil sejumlah tokoh ke Istana, Senin (21/10). Kabarnya masih ada tokoh-tokoh yang dipanggil Jokowi ke Istana.
Salah satunya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Prabowo dikabarkan dipanggil Presiden Jokowi sore ini.
"Sore nanti jam 5," ujar sumber di Istana Presiden.
Terpisah, sumber di internal Gerindra juga menyebutkan hal sama. Prabowo Subianto dikabarkan bakal bertemu Jokowi sore ini.
"Undangan diterima semalam. Nanti jam 16.30 WIB Pak Prabowo datang ke Istana," ujar sumber di internal Gerindra.
Apakah kedatangannya ke Istana terkait kabar yang menyebut Prabowo bakal menjadi Menteri Pertahanan?
Prabowo Tertarik Jadi Menhan
Tiga kursi menteri dikabarkan telah disiapkan oleh Jokowi untuk Gerindra. Sumber merdeka.com dari di Gerindra menyebut, Jokowi awalnya menawarkan menteri pertanian dan kepala badan koordinasi penanaman modal atau BKPM. Kursi untuk oposisi demi menjaga stabilitas politik kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf lima tahun ke depan.
Jokowi menilai hal ini sesuai dengan apa yang sering difokuskan oleh Gerindra dan Prabowo. Di antaranya kedaulatan pangan dan ekonomi kerakyatan.
Namun Gerindra merasa tak tertarik dengan tawaran itu. Apalagi posisi Wantimpres buat Prabowo. Posisi itu disebut bukan posisi yang strategis untuk Prabowo.
Gerindra lebih tertarik posisi Menteri Pertahanan dalam kabinet. Bukan tanpa alasan, Prabowo selama ini juga memiliki perhatian besar pada bidang pertahanan.
Demi Bintang Empat Di Pundak
Ada satu harapan lagi. Sumber ini menyebutkan, pengangkatan Prabowo sebagai menteri pertahanan juga diikuti gelar jenderal kehormatan untuk mantan Pangkostrad itu. Dengan demikian bukan lagi Letnan Jenderal Purnawirawan, tapi Jenderal Kehormatan. Dengan empat bintang.
Soal jenderal kehormatan ini bukan hal baru, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mendapat jenderal bintang empat kehormatan saat menjadi menteri.
Tahun 2004, saat era Megawati Soekarnoputri, pemerintah memberikan gelar jenderal bintang empat kehormatan pada Menkopolkam Hari Sabarno dan Kepala BIN AM Hendropriyono. Di era Gus Dur, Agum Gumelar pun mendapat gelar jenderal kehormatan. Dulu ada kebiasaan memberikan gelar jenderal penuh bagi para purnawirawan yang diangkat menjadi menteri. Hal ini tak dilakukan lagi di era SBY.
"Pak Prabowo sudah setuju kalau menteri pertahanan," kata petinggi Gerindra tersebut.
Bertemu Jokowi Sebelum Pelantikan
Pada Jumat 11 Oktober 2019 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan empat mata itu keduanya berbicara peluang Gerindra bergabung dengan pemerintah.
"Berkaitan dengan masalah koalisi, tapi untuk urusan satu ini belum final, tapi kami tadi sudah berbicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra masuk ke koalisi kita." kata Jokowi usai pertemuan, Jumat (11/10).
Sedangkan Prabowo mengaku siap jika Gerindra memang diperlukan. Menurutnya, setelah bertarung di Pemilu, kepentingan bangsa di atas segalanya.
"Jika kami diperlukan kami siap membantu, itu sudah disampaikan di MRT. Kalau diperlukan kami siap, kami akan beri gagasan," tandasnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya