Kampanye bawa anak, PKS sebut untuk pendidikan politik dini

Reporter : Sukma Alam | Minggu, 16 Maret 2014 13:56




Kampanye bawa anak, PKS sebut untuk pendidikan politik dini
Kampanye PKS. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah mengingatkan kepada peserta partai politik agar tidak membawa anak-anak pada saat kampanye terbuka. Namun, nampak kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) banyak yang membawa anaknya dalam kampanye perdana.

Menanggapi hal itu, Presiden PKS Anis Matta mengaku partainya sudah berkoordinasi kepada Bawaslu.

"Karena ini bagian dari keamanan acara ini, kita sudah siapkan pengamanan Insya Allah tidak kenapa-kenapa," ujar Anis di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, (16/3).

Anis mengklaim, bahwa kampanyenya kali ini PKS membuat konsep semacam kesejahteraan keluarga. Sehingga, kata dia, anak-anak dengan usia dini dapat mempelajari makna dari pendidikan politik.

"Partai Keadilan Sejahtera, partai yang mengangkat isu keluarga. Kekhawatiran untuk membawa anak, Inysa Allah tidak menjadi masalah, karena ini pendidikan politik," imbuh Anis.

Pantauan merdeka.com, Minggu (16/3), tampak puluhan bus yang mengangkut rombongan kampanye Partai Keadilan Sejahtera. Rata-rata berpakaian putih bertuliskan 'Saya Pilih PKS'. Mereka bergerak menuju kampanye akbar PKS di Senayan, Jakarta.

Banyak kaum perempuan dan anak-anak dalam bus itu. Tampak ibu-ibu menggendong anak masih balita. Ada bayi tertidur di gendongan. Beberapa bayi menangis karena kepanasan dalam bus yang terjebak macet.

[ian]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Cerita umat Kristen pernah menolak Sinterklas
  • Peredaran miras oplosan di Sukabumi gunakan modus baru
  • Brigjen Didik ngotot tak bersalah dalam kasus simulator
  • Jokowi: Kalau saya datang, nelayan teriak Bu Susi
  • Jokowi kesal, 3 kali diperintah menteri baru tenggelamkan kapal
  • Clara dituntut oleh agensinya Polaris Entertainment
  • Desa di Kazakhstan sejak 2010 dilanda penyakit ngantuk parah
  • Gaji Presiden Rp 60 juta, Wapres Rp 40 juta habis buat kondangan
  • 6 Bulan gaji tak dibayar, puluhan Pol PP ngamuk & rusak gedung
  • Menag terus godok RUU Perlindungan Antar Umat Beragama
  • SHOW MORE