Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mendukung Sabam Sirait jadi pahlawan nasional. Hidayat pun mengenang saat mengajak Sabam demonstrasi dalam rangka kemanusiaan dan mengoreksi penjajahan yang dilakukan Israel ke Palestina.
Demo tersebut terjadi di tahun 2010. Kala itu, Sabam menegaskan Palaestina harus sebagai bangsa merdeka.
"Pak Sabam saya telepon waktu itu, dia menjawab, dan berkenan hadir dan bahkan naik ke podium untuk berorasi dengan massa PKS. Itu sangat berkesan di hati kami massa PKS. Itu membuktikan bahwa kita semuanya tidak dibedakan oleh latar belakang organisasi, agama, politik. Kita adalah satu untuk kemanusiaan, NKRI dan satu tujuan bangsa," kata Hidayat.
Hal itu diungkapkan dalam seminar nasional 'Keteladanan dan Kepeloporan Sabam Sirait' yang digelar di audirorium Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (22/3).
Menurut politikus PKS tersebut, usulan pahlawan nasional tersebut sebagai bentuk pengakuan dan penghormatan negara atas perjuangan Sabam Sirait bagi demokrasi bangsa ini.
"Saya kira sangat layak menghadirkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sabam Sirait. Itu tak hanya kebanggaan bagi keluarga, tapi juga bangsa Indonesia," ujarnya.
Selain itu juga usulan gelar pahlawan nasional kepada Sabam Sirait, tambah Hidayat, adalah sebuah pengakuan negara kepada aktivis, agamawan, yang memiliki historis kebangsaan. Hal itu juga sesuatu yang harus diapresiasi oleh negara agar kemudian diteladani dan dilanjutkan oleh generasi-generasi berikutnya.
Hidayat menegaskan, Sabam Sirait adalah pejuang demokrasi dan kemiskinan. Dia mengaku bahagia pernah berjuang bersama-sama Sabam Sirait di MPR.
"Bagi Pak Sabam, kita semuanya adalah satu. Ciptaan Tuhan, kita semuanya saudara sebangsa dan setanah air dan satu cita-cita bangsa yang besar untuk jayanya Indonesia," ujarnya.
Hidayat bercerita saat pertama kali bertemu Sabam Sirait di gedung MPR. Menurutnya, sosok Sabam luar biasa dan rendah hati sekalipun jauh lebih senior di banding dirinya.
"Pak Sabam sangat telaten dan rendah hati. Dia biasa menyampaikan kepedulian bagi NKRI. Dia terus memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, kebangsaan dan lainnya," ucapnya mengenang.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara resmi mengajukan nama Sabam Sirait menjadi calon Pahlawan Nasional 2022 kepada Kementerian Sosial RI di Jakarta, Senin (21/3). Selanjutnya, Kementerian Sosial melalui Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial akan melakukan verifikasi.