Hanura kubu Sudding klaim OSO akan kembalikan jabatan Ketum ke Wiranto

Dewan Penasehat Hanura, Chairuddin Ismail, saat memberi pidato pembukaan mengatakan, Munaslub terselenggara secara konstitusional dan legal. Meski dapat desakan keras dari kubu OSO yang mengaku sebagai Hanura yang diakui secara hukum.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Hanura kubu Sudding klaim OSO akan kembalikan jabatan Ketum ke Wiranto
Oesman Sapta terpilih sebagai pimpinan MPR. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Partai Hanura versi Sekjen Sarifuddin Sudding, resmi menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), dengan maksud menunjuk ketua umum baru sebagai pengganti Osman Sapta Odang yang telah dipecat. Munaslub digelar di DPP Hanura, Jalan Mabes Hankam, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

Dewan Penasehat Hanura, Chairuddin Ismail, saat memberi pidato pembukaan mengatakan, Munaslub terselenggara secara konstitusional dan legal. Meski dapat desakan keras dari kubu OSO yang mengaku sebagai Hanura yang diakui secara hukum.

"Acara ini konsitusional boleh semangat tapi santun kita tidak boleh gontok-gontokan, head to head," kata, Kamis (18/1).

Dia mengaku, OSO telah berbincang kepada dirinya. Menurutnya, Ketua DPD itu mau mengembalikan posisi ketum ke Wiranto, asal dilakukan secara konstitusional. Dan Munaslub inilah sebagai konstitusional.

"OSO bilang ke saya, boleh beri ke Wiranto asal konstitusional," imbuhnya.

Munaslub ini, menurut Chairudin bukan untuk menjatuhkan pihak sebrang. Terselenggara acara ini merupakan untuk meluruskan kisruh yang terjadi.

"Kita bukan ingin menjatuhkan, kita ingin meluruskannya beliau-beliau itu adek-adek saya. Saya juga akan datangkan saya sampaikan (ke OSO)," jelasnya.

Dia mengatakan, jalur untuk merekatkan Hanura adalah lewat Wiranto. Dia mengisyaratkan mendukung kembali Wiranto sebagai ketum.

"Harus ada perekat, parpol ada ideologi. Hanura ada perorangan yang perkat yaitu pak Wiranto," tukasnya.

Sementara itu Wasekjen Hanura Dadang Rusidana, mengatakan OSO sudah tidak berwenang mengatur Hanura karena telah dipecat. Sehingga, menurut dia, Munaslub ini bisa berjalan secara legal.

"Dia kan sudah diberhentikan, jadi pintu masuk untuk munaslub itu terjadi saat Plt ketua umum, bersama dewan pembina melakukan pembicaraan untuk munaslub," kata dia di DPP Hanura.

Rekomendasi