Gagal jadi Cawapres, Cak Imin Minta Maaf ke Kader PKB
Merdeka.com - Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kembali terpilih sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Muktamar V PKB di Nusa Dua, Bali. Pria yang kini mendapat panggilan Gus Ami itu terpilih secara aklamasi.
Sebelum membacakan laporan pertanggungjawaban pengurus PKB periode 2014-2019, Cak Imin mengungkapkan permintaan maaf kepada tiga ribu lebih kader karena gagal jadi cawapres.
"Yang perlu saya minta maaf ada yang sedikit gagal, gagal menjadi calon wakil presiden," ujar Muhaimin, Selasa (20/8) malam.
Namun, dia mengaku tidak sepenuhnya gagal dalam bursa pencapresan. Sebab, ada Ma'ruf Amin sebagai representasi PKB dan unsur Nahdliyin menjadi cawapres mendampingi Joko Widodo.
"Kalau sudah ada seniornya ya sudah junior mengalah," tandasnya.
Saat Pilpres 2019 lalu, PKB sempat menyodorkan nama Cak Imin sebagai cawapres pendamping Jokowi. Bahkan, PKB sudah mendeklarasikan pasangan JOIN, Jokowi-Cak Imin plus membentuk relawan-relawan pemenangan di daerah-daerah.
Tetapi, ambisi Cak Imin jadi cawapres gagal lantaran Jokowi lebih memilih Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya. Istilah JOIN pun diganti oleh Cak Imin menjadi Jokowi-Ma'ruf Amin.
Jangan Lewatkan:
Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya