Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Titip tali pusar di PT Kristamedika, Julita keluar ribuan dolar

Titip tali pusar di PT Kristamedika, Julita keluar ribuan dolar Tindik di pusar. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Julita Indrawati Suryadi, pemilik tali pusar yang dititipkan di PT Kristamedika selaku agen dari PT Stemcord Singapore di Indonesia, mengaku tertipu dengan jasa yang diberikan oleh perusahaan penyimpan tali pusar itu. Sebab, dia diwajibkan membayar sejumlah dana selama menitipkan tali pusar itu.

"Waktu menitipkan tali pusar itu, saya diwajibkan membayar SGD 2.000. Selain itu, saya juga harus membayar iuran tahunan sebesar SGD 267," ujar Julita di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Rabu (22/5).

Julita mengaku, uang itu selalu dia setorkan ke rekening atas nama Rr Nani Permadhi Kalapaaking atau Yuri Pujilistiyani. Dia mengira rekening itu milik PT Kristamedika atau PT Stemcord Indonesia.

"Ternyata saya baru tahu kalau rekening yang selalu saya setorkan uang adalah rekening pribadi," kata Julita.

Julita kemudian semakin tercengang lantaran mendapat surat dari Stemcord Indonesia berbahasa Inggris tertanggal 24 Februari yang ditandangani oleh General Manager, Jonathan Abdi. Surat itu menyebut Julita tidak pernah melakukan pembayaran.

Atas hal itu, Julita kemudian melaporkan Kristamedika ke Mabes Polri. Kepolisian pun kemudian memanggil dr Teo Cheng Peng selaku Direktur Stemcord Singapore.

"Dia dengan keras mengatakan tali pusar milik saya sudah rusak. Kemudian, dalam pemeriksaan itu, dia bilang ke saya 'How many digits can i satisfied you?' (Berapa angka yang harus saya keluarkan untuk Anda?)," pungkas Julita. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP