Terlibat penyelundupan manusia, 3 polisi di Sultra diperiksa

Reporter : Ramadhian Fadillah | Rabu, 29 Mei 2013 23:04




Terlibat penyelundupan manusia, 3 polisi di Sultra diperiksa
Kapal imigran gelap. tunisia-live.net

Merdeka.com - Penyidik Profesi dan Pengamanan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memintai keterangan terhadap tiga anggota polisi atas dugaan melakukan tindak pidana keimigrasian.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Abdul Karim Samandi di Kendari mengatakan tiga anggota masing-masing berinisial Briptu RZ (Polres Konawe Selatan), Briptu RH (Polres Kendari) dan Briptu HN (Polda Sultra).

Selain pemeriksaan tiga oknum anggota Polri juga penyidik reserse kriminal umum telah memeriksa secara intensif empat warga sipil yang berinisial ND, MH, BR dan SY.

"Berdasarkan pemeriksaan awal terungkap bahwa baik warga sipil maupun anggota Polri diduga kuat terlibat memfasilitasi imigran gelap asal Miyanmar dan Iran," kata Karim Samandi, Rabu (29/5).

Para terperiksa terancam dijerat pasal 120 UU RI Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, "Setiap orang yang mencari keuntungan baik langsung maupun tidak langsung untuk diri sendiri atau orang lain dengan membawa seseorang atau sekelompok orang yang tidak sah memasuki wilayah RI atau keluar dari wilayah RI dengan tidak sah, dipidana karena penyeludupan manusia".

Atas pelanggaran pasal 120 UU RI Nomor 6 Tahun 2011 seseorang terancam pidana penjara 5 sampai 15 tahun dan denda sebesar Rp 500 juta sampai Rp1,5 miliar.

Sedikitnya 28 orang imigran gelap asal Miyanmar dan Iran tiba di Kendari, Selasa (28/5) melalui bandara Haluoleo Kendari.

Imigran yang diduga difasilitasi warga sipil dan anggota Polri tersebut ditampung sementara di hotel Delta Kendari kemudian diangkut menggunakan empat unit kendaraan roda empat tujuan Kecamatan Kolono dan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan.

Mereka menuju pesisir pantai Kecamatan Kolono dan Moramo Kabupaten Konawe Selatan guna mencari kapal laut untuk disewa dengan tujuan Australia namun diendus aparat sehingga diamankan.

[ian]

KUMPULAN BERITA
# Pembantaian Rohingya

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • PDIP bantah Jokowi ada di rumah Mega untuk susun menteri
  • Kim Kardashian ultah, ini hadiah spesial dari sang ibu
  • PDIP akui Jokowi batal umumkan menteri karena laporan KPK
  • Beberapa tahanan KPK ketahuan selundupkan ponsel ke sel
  • Sewa sound system buat pengumuman menteri Jokowi Rp 30 juta/hari
  • Curhat si cantik Dian Sastro jadi istri playgirl
  • Tersangka kasus pemerasan Lee Byung Heon tulis permintaan maaf
  • Fiat luncurkan tandingan si 'murah' Toyota Etios Cross!
  • Surat wasiat kades gantung diri di Sukoharjo dikirim ke Labfor
  • JK akui belum siap umumkan kabinet malam ini
  • SHOW MORE