Saling serang loyalis Anas dengan Wamenkum HAM
Merdeka.com - Tiga hari belakangan, media tanah air diramaikan pemberitaan soal tudingan para loyalis Anas Urbaningrum terhadap Wamenkum HAM Denny Indrayana dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto . Loyalis Anas menuding Denny dan Bambang menggelar pertemuan di Cikeas sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) memanggil Anas pada Selasa (7/1) lalu.
Anas sendiri tak mangkir dalam panggilan KPK tersebut. Jubir Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia ( PPI ), Ma'mun Murod Al-Barbasy yang datang ke KPK saat itu mengatakan, Anas masih bingung mengapa ditetapkan menjadi tersangka. Sebab dalam sprindik yang diterbitkan KPK , tidak ada disebut Anas melakukan perbuatan Tindak Pidana Korupsi.
"Poinnya Mas Anas sampai hari ini belum paham kenapa dia disebut tersangka karena di sprindiknya ada kata-kata Anas lakukan Tipikor terima hadiah hambalang dan proyek lainnya," ujarnya.
Loyalis Anas ini lantas menuding Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto bermain politik dengan pergi menemui SBY di Cikeas sebelum pemanggilan Anas. Dia bahkan menyebut Bambang datang ke Cikeas dengan ditemani Wamenkum HAM Denny Indrayana .
"Kemarin Mas BW (Bambang Widjojanto wakil ketua KPK) juga datang ke Cikeas jam 2 siang didampingi Wamenkumham, Denny Indrayana ," ujar Ma'mun Murod.
Denny dan Bambang kompak membantah tudingan tersebut. Mereka menyatakan tudingan itu fitnah belaka karena tak ada pertemuan dengan SBY di Cikeas. Tak merasa melakukan hal ditudingkan Ma'mun, Denny pun geram.
Alhasil, loyalis Anas dan Denny terlibat saling 'serang'. Berikut saling serang antara mereka seperti dirangkum merdeka.com.
Loyalis tuding Denny dampingi Bambang Widjojanto temui SBY
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJubir Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Ma'mun Murod Al-Barbasy menuding Wamenkum HAM Denny Indrayana mendampingi Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menemui SBY di Cikeas sebelum Anas dipanggil KPK, Selasa (7/1) lalu."Kemarin Mas BW (Bambang Widjojanto wakil ketua KPK) juga datang ke Cikeas jam 2 siang didampingi Wamenkumham, Denny Indrayana," ujar Ma'mun Murod, di Gedung KPK.Ma'mun menduga ada permainan di balik kasusnya Anas. "Coba nanti diklarifikasi ke Mas Bambang. Dugaan mungkin ada permainan di balik ini di kasus Anas," ujarnyaSementara itu, anggota PPI Tri Dianto menegaskan Anas tak pernah menolak diperiksa KPK. Anas hanya ingin penjelasan lebih dulu soal maksud pertemuan antara pimpinan KPK, Bambang Widjojanto dan Wamenkum HAM, Denny Indrayana di Cikeas, Bogor, pada Senin kemarin."Ada lah, yang pasti informasi valid. Mas Anas kan punya banyak teman di Cikeas dan Istana Negara juga," kata Tri kepada wartawan di depan rumah Anas Jalan Teluk Langsa, Pondok Bambu, Duren Sawit.
Topik pilihan: Ormas Anas Urbaningrum | Partai Demokrat
Denny ancam polisikan loyalis Anas jika tak minta maaf
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDenny Indrayana geram dituding loyalis Anas Urbaningrum bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas sehari sebelum Anas dipanggil KPK. Dia pun meminta agar tuduhan itu dibuktikan."Pertama, silakan yang menuduh membuktikan. Saya siap untuk mundur sebagai Wamenkumham jika tuduhan kotor itu adalah benar," kata Denny kepada merdeka.com, Selasa (7/1)Denny pun meminta agar Ma'mun Murod dan Tri Dianto meminta maaf secara terbuka dengan tuduhan itu. Jika tidak, pihaknya akan melaporkan hal itu ke pihak yang berwajib."Karena alasan tuduhan yang serius itu pula harus ada batas waktu yang diberikan. Saya haqul yakin tuduhan itu adalah omong kosong, maka jika dalam waktu 1x24 jam pihak-pihak yang menuduh (Murod, Tri) tidak meminta maaf secara terbuka, maka saya akan melaporkan fitnah ini ke pihak yang berwajib," pungkasnya.
Topik pilihan: Ormas Anas Urbaningrum | Partai Demokrat
Loyalis Anas persilakan Denny lapor polisi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDenny Indrayana menanggapi permintaan maaf loyalis Anas, Ma'mun Murod Al-Barbasy. Namun, Denny tak terima jika permintaan maaf itu ada embel-embel ancaman.Dalam permohonan maafnya, Ma'mun menyatakan jika kemudian hari mendapat bukti pertemuan di Cikeas, pihaknya akan menuntut balik Denny. Namun pernyataan Denny itu kembali ditanggapi oleh Ma'mun.Ma'mun justru lantang tidak mau minta maaf lagi dan mempersilakan Denny lapor polisi. "Wamenkum HAM, karena saya berketetapan tidak mau minta maaf lagi (tanpa syarat) sebagaimana yang dimaui Denny Indrayana, silakan kalau hari ini mau laporkan saya ke kepolisian," kata Ma'mun dalam wall Facebook miliknya, Kamis (9/1)Ma'mun mengaku siap menghadapi segala risiko yang mungkin terjadi dan tidak akan lari. "Saya tidak akan lari, saya siap menghadapi!" ujarnya lantang.
Topik pilihan: Ormas Anas Urbaningrum | Partai Demokrat
Denny polisikan loyalis Anas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDenny Indrayana akhirnya melaporkan Tri Dianto dan Ma'mun Murod ke Bareskrim Mabes Polri. Denny merasa telah difitnah dan dicemarkan nama baiknya oleh Ma'mun dan Tri Dianto."Saya sudah melaporkan, tadi langsung diterima wakil direktur tindak pidana umum. Ini adalah pencemaran nama baik, saya nyebutnya fitnah," kata Denny di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/1).Denny yang tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 12.00 WIB itu mengaku memiliki enam alasan untuk melaporkan Ma'mun dan Tri Dianto. Salah satunya, tudingan yang disampaikan Tri dan Ma'mun tidak berdasar dan bohong."Sehingga kepada yang bersangkutan harus diminta pertanggungjawaban di hadapan hukum agar ini menjadi pelajaran untuk semua, karena berbicara merusak nama baik kehormatan orang lain," kata Denny.
Topik pilihan: Ormas Anas Urbaningrum | Partai Demokrat
Loyalis Anas sebut Wamenkum HAM pejabat lebay dan arogan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMa'mun Murod Al-Barbasy mengaku siap menghadapi laporan yang disampaikan Denny Indrayana ke polisi. Dia berjanji akan menghadapinya dan tak akan lari."DI itu pejabat lebay dan arogan, minta maaf kok pakai mendikte, maunya sesuai dengan langgam dia. Saya ini orang merdeka," ujar Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Al-Barbasy, Kamis (8/1).Menurut Ma'mun, dia bersama Tri Dianto sudah memenuhi permintaan Denny agar minta maaf dalam waktu 1X24 jam. Namun, lanjutnya, Denny malah menuntut permintaan maaf diulang karena dinilai tidak tulus."Saya sudah minta maaf sesuai permintaan dan keyakinan DI bahwa tidak ada 'pertemuan Cikeas'," katanya.
Topik pilihan: Ormas Anas Urbaningrum | Partai Demokrat
Loyalis Anas: Haram dan najis minta maaf ke Denny
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTri Dianto membantah meminta maaf kepada Denny Indrayana terkait tudingan datang ke Cikeas. Tri bahkan mengaku tak takut dengan laporan Denny ke Mabes Polri."Mau lapor ke Mabes, mau ke pos hansip, pos satpam sampai PBB sekalipun saya ndak takut. Haram dan najis bagi saya minta maaf kepada Denny Indrayana," ujar Tri Dianto kepada merdeka.com, Kamis (9/1).Tri Dianto mengaku tidak pernah menuding Denny Indrayana sehingga laporan tersebut salah alamat. Menurutnya, yang menuding Denny adalah rekannya Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Al-Barbasy."Dan Ma'mun Murod juga sudah minta maaf. Ya itu saja si Denny, orang sudah minta maaf tetapi tidak mau memberi maaf dan malah melaporkan ke Mabes Polri," terangnya."Surat pernyataan minta maaf dari Ma'mun Murod yang juga mengatasnamakan saya juga itu mis koordinasi. Yang jelas saya tidak akan pernah minta maaf kepada yang namanya Denny Indrayana, haram itu bagi saya," imbuhnya.
Baca juga:Sebut Denny lebay, loyalis Anas cari bukti pertemuan CikeasTri Dianto minta Denny urusi lapas ketimbang laporan ke polisiSudi: Saya percaya Denny dan Bambang, tak ada pertemuan CikeasLapor polisi, Denny Indrayana ngaku difitnah oleh loyalis AnasTri Dianto: Saya haram & najis minta maaf ke Denny Indrayana
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya