Sakit keras, seorang tahanan di rutan Serang meninggal dunia

    Reporter : Dwi Prasetya | Rabu, 6 Februari 2013 20:53

    Sakit keras, seorang tahanan di rutan Serang meninggal dunia
    Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com

    Merdeka.com - Seorang tahanan bernama Tilapman (54) tewas di Rumah Tahanan Serang, Banten. Diduga, korban meninggal akibat sakit yang dialaminya selama menjalani masa tahanan di dalam rutan.

    Tilapman pertama kali diketahui meninggal sekitar pukul 02.20 WIB dini hari. Dia ditahan karena dianggap bertanggung jawab dalam kasus kecelakaan maut di KM 46 Tol Tangerang-Merak. Korban merupakan sopir bus Santoso.

    "Berdasarkan hasil visum luar dokter forensik RSUD Serang, tidak ditemukan ada luka tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh Tilapman," ujar Kepala Rutan Serang, Veri di kantornya, Rabu (6/2).

    Jenazah Tilapman telah diserahkan kepada keluarganya di Desa Prikon, Kelurahan Trasan, Bandungan, Semarang. Keluarga korban menolak permintaan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

    "Keluarga korban sudah menerimanya, dan tidak mau dilakukan otopsi. Saat visum dilakukan juga ada perwakilan dari PO Santoso," kata Veri.

    Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kota Serang dengan agenda sidang pemeriksaan saksi. Selama proses hukum berlangsung, Tilapman tidak memiliki riwayat penyakit dalam catatan kesehatannya, termasuk saat dimasukkan ke dalam rutan.

    "Saat pertama kali masuk, kita periksa kesehatannya. Itu prosedur dan hasil pemeriksaannya baik, tidak ada keluhan sakit. Sehari kemudian kesehatan Tilapman juga diperiksa dan hasilnya baik. Dalam catatan dokter kita, dia tidak punya riwayat sakit. Jadi kemungkinan besar, dia kena angin duduk atau maag akut," jelas Veri.

    Berdasarkan keterangan rekan-rekan satu ruangannya, Veri menjelaskan, sebelum meninggal korban sempat mengeluh kedinginan. Tahanan lainnya kemudian memberitahu petugas jaga rutan. Petugas kemudian membawa Tilapman ke UGD RSUD Serang menggunakan mobil ambulans.

    "Tiba di rumah sakit, saat diperiksa dokter katanya dia sudah meninggal. Jadi dia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, karena saat dibawa dari sini masih bernapas," ungkap Veri.

    [tyo]

    Komentar Anda


    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

    KUMPULAN BERITA
    # Penemuan Mayat

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





    BE SMART, READ MORE
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Mentan Amran minta importir beli bawang merah petani Indonesia
  • Ada genangan di sekitar Istana, Ahok minta anak buah tinjau lokasi
  • Aspal runway terkelupas, Bandara Juanda sempat ditutup 1 jam
  • Penumpang KRL dari Bekasi melahirkan di Stasiun Jakarta Kota
  • Luhut soal SBY: Kita senang dikritik
  • Galau mau bikin kendaraan listrik, Bentley gandeng Porsche?
  • PHK karyawan, perusahaan diminta konsultasi dengan serikat pekerja
  • Diguyur hujan sejak siang, ini 16 titik genangan air di Jakarta
  • [FOTO] Ini dia komen haters yang bikin Deddy Corbuzier berang!
  • Ternyata banyak ekspatriat menemukan cinta ketika di Indonesia
  • SHOW MORE