Aksi preman tambang di Kalimantan Timur nekat dan sadis. Anggota Korem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN), Mayor Chk Iga Kalaringga terpaksa dirawat intensif di RS Dirgahayu, Samarinda, Kaltim, karena diparang kawanan preman tambang.Kejadian ini terjadi Sabtu (16/7), sekitar pukul 13.00 WITA, di lokasi kelompok tani Beringin Raya, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.Saat itu, Iga yang bertugas di bagian penegakan hukum Korem 091 ASN, mendatangi area tambang batu bara PT Kr dengan tujuan melakukan advokasi, memeriksa lahan warga yang diduga digusur perusahaan.Iga datang bersama pengacara dari pihak warga bernama Saur. Keduanya lantas melapor ke petugas keamanan PT Kr, buat melihat lahan warga diduga digusur perusahaan. Namun, pihak keamanan menyatakan perusahaan melarang mereka masuk.Pihak keamanan lantas menelepon seseorang. Tidak lama kemudian datang tiga orang tak dikenal membawa parang. Mereka meminta Iga dan Saur segera angkat kaki dari lokasi.Meski demikian, keduanya bertahan dan menyatakan kedatangan mereka lantaran diminta bantuan hukum oleh warga. Tiba-tiba, ketiga orang membawa parang itu tanpa basa basi menyabetkan parang ke Saur. Iga yang bermaksud melerai, ikut terkena tebasan senjata tajam.
Advertisement
Akibatnya, Iga mengalami tiga luka sobek parah di paha kiri, paha kanan, dan lengan kanan. Sementara Saur terluka di leher. Keduanya dilarikan ke RS Dirgahayu, Samarinda.Kepala Penerangan Korem 091 ASN, Mayor Inf Ahmad Sobirin memastikan kedatangan Iga bersama Saur legal, karena sebelumnya sudah mengontak Head Resources Department (HRD) PT Kr. Mereka bertujuan memberikan bantuan hukum kepada warga, yang di dalamnya juga terdapat pensiunan TNI."Kejadian itu benar. Beliau (Mayor Chk Iga Kalaringga) mendapatkan surat perintah resmi dari komandan, untuk mengadvokasi warga (petani) yang memang di dalamnya ada pensiunan TNI," kata Sobirin kepada merdeka.com.Menurut Sobirin, Iga yang dalam kondisi kritis sempat dirawat di RS Dirgahayu, Sabtu (16/7) sore lantas dipindahkan ke RSUD Abdul Wahab Syachranie, Samarinda.Dua dari tiga pelaku pembacokan akhirnya menyerahkan diri. Kini pelaku ditahan di Polres Kutai Kartanegara, setelah sebelumnya sempat diamankan di markas Detasemen Polisi Militer VI/I Samarinda."Benar, sudah diamankan dua dari tiga pelaku, ada di Denpom ya," ujar Sobirin membenarkan.
Advertisement
Terpisah, Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Fajar Setiawan, juga membenarkan dua dari tiga pelaku itu ditahan di Mapolres Kutai Kartanegara. Satu orang lagi masih diburu."Pelaku menyerahkan diri ke Denpom VI/I, kemudian diserahkan ke kepolisian sebab pelakunya adalah masyarakat umum," kata Fajar.