Tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi proyek Hambalang, Anas Urbaningrum saat dicecar pertanyaan oleh para wartawan usai menjalani pemeriksaan di KPK terkait kasus Hambalang, Jumat (10/1).
Kasus hambalang
Tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi proyek Hambalang, Anas Urbaningrum saat dicecar pertanyaan oleh para wartawan usai menjalani pemeriksaan di KPK terkait kasus Hambalang, Jumat (10/1).
Mantan ketua umum Partai Demokrat itu ditahan usai menjalani pemeriksaan sejak pukul 13.30 WIB tadi.
Anas tampak dikawal oleh petugas kepolisian usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jumat (10/1).
Dari pantauan merdeka.com, Jumat (10/1), Anas keluar gedung KPK sekitar pukul 18.44 WIB. Saat keluar Anas langsung mengenakan baju tahanan KPK berwarna oranye.
Sebelumnya, Anas sempat mangkir memenuhi panggilan KPK pada, Selasa (7/1) lalu.
Sejumlah wartawan mengabadikan Anas dengan seragam oranyenya usai resmi ditahan KPK, Jumat (10/1).
Ekspresi Anas saat akan menjawab pertanyaan wartawan.
Anas Urbaningrum saat menjawab pertanyaan wartawan usai resmi menjadi tahanan KPK, Jumat (10/1).
Tersangka kasus suap proyek Hambalang dan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dikawal polisi usai menjalani pemeriksaan dan resmi menjadi tahanan KPK, Jumat (10/1).
Anas Urbaningrum dicecar pertanyaan wartawan saat akan memasuki mobil tahanan KPK, Jumat (10/1).
Anas mengatakan, partai yang dipimpinnya tengah menilai dan menimbang pasangan capres-cawapres yang berlaga dalam Pilpres 2024.
Baca Selengkapnya
Anies mengatakan perlu kecermatan dan pertimbangan sebelum memutuskan mendukung siapa.
Baca Selengkapnya
Anas Urbaningrum menyatakan PKN tidak terpengaruh jargon koalisi dalam menentukan dukungan ke Capres.
Baca Selengkapnya
Sebelumnya, Megawati meminta Presiden Jokowi untuk membubarkan KPK.
Baca Selengkapnya
Menurut Anas, koalisi yang ada saat ini masih bisa berubah.
Baca Selengkapnya
Surat pernyataan 'Temu Kangen Anas' menyebut acara ini tidak akan mengandung unsur politik.
Baca Selengkapnya
Bawaslu menilai Pilkada sangat rentan memicu masalah besar.
Baca Selengkapnya
Cara membayar kebaikan negara itu menurut Anas dengan kembali terjun politik.
Baca Selengkapnya
Anas belum memutuskan arah dukungan pada Pilpres 2024.
Baca Selengkapnya
"Jadi saya tegaskan, saya melihat tidak ada bacapres yang dijegal secara tidak wajar di luar jalur politik," kataAnas.
Baca Selengkapnya
Anas mengatakan silahturahmi menjadi tak baik apabila dipaksakan.
Baca Selengkapnya
Namun, dalam acara tersebut mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu tak ujuk-ujuk digantung. Dia justru merayakan momen ulang tahunnya yang ke-54.
Baca Selengkapnya